




Penulis
Zendy Pradana
Editor
Irfan KamilJAKARTA, Probusmedia – Sidang perdana gugatan praperadilan yang diajukan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah bakal digelar Selasa (18/8/2026) pekan depan. Sidang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dengan nomor perkara 134/Pid.Pra/2026/PN JKT.SEL.
Febrie mengajukan gugatan praperadilan untuk menguji sah atau tidaknya upaya paksa penyitaan yang dilakukan oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri. Selain Polri, pihak termohon dalam gugatan ini adalah Ditkrimsus Polda Metro Jaya dan Jampidsus Kejagung.
“Jadwal sidang : panggilan para pihak,”
tulis laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Selatan dikutip, Rabu (12/8/2026).
Gugatan praperadilan Febrie Adriansyah bakal diperiksa dan diadili oleh hakim tunggal Richard Edwin Basoeki.
Selain menggugat penyitaan yang dilakukan Kortas Tipikor Polri, Febrie juga mengajukan gugatan atas penetapan tersangka yang dilakukan Jampidsus Kejagung.
PN Jaksel juga telah menjadwalkan sidang perdana gugatan praperadilan yang teregister dengan Nomor 135/Pid.Pra/2026/PN JKT.SEL itu. Sidang perdana gugatan tersebut digelar pada Rabu (19/8/2026) atau sehari setelah gugatan praperadilan Febrie terhadap Polri.
Diketahui, Febrie telah ditetapkan menjadi tersangka dalam sejumlah perkara dugaan korupsi. Perkara dugaan korupsi yang menjerat Febrie diusut mulanya oleh Polri. Kini, berkas perkaranya pun sudah dilimpahkan kepada Kejaksaan Agung (Kejagung).
Febrie menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan TPPU terkait perkara Asabri. Satu tersangka lainnya yakni Don Ritto, seorang pengusaha.
Kemudian, Febrie juga menjadi tersangka dalam kasus dugaan TPPU terkait temuan barang bukti berupa 74 kg emas dan uang tunai ratusan miliar rupiah. Kejagung juga menetapkan tersangka lain, yakni Nurman Herin dalam kasus ini.
Selain itu, ada penyidikan lain yang masih diproses terkait Febrie. Penyidikan itu terkait dugaan korupsi di PT Krakatau Steel serta pengadaan batu bara PLTU yang mengakibatkan blackout.