JAKARTA, Probusmedia — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Fitroh Rohcahyanto berkelakar menyebut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebagai “presiden kecil”.
Kelakar itu disampaikan Fitroh ketika memberikan sambutan dalam acara penyerahan hibah aset rampasan korupsi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Gubernur DKI itu sesungguhnya ‘presiden kecil’, Pak,”
kata Fitroh di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026).
Baca juga:
Pemprov DKI Targetkan Penerimaan Pajak Rp49,89 Triliun, Pramono: DBH Berkurang Hampir Rp15…Fitroh menjelaskan alasan di balik pernyataan tersebut. Menurutnya, Jakarta merupakan barometer bagi daerah lain sekaligus ibu kota negara.
“Ya karena barometer kan, ibu kota sebuah negara,” sambungnya.
Kemudian, Fitroh juga berkelakar dengan memelesetkan nama Pramono menjadi “praktis kerjanya dan tidak sembrono”.
“Orang yang tidak sembrono pasti tidak korupsi, Pak,” ujarnya.
Meski sempat berkelakar, Fitroh berharap hibah aset yang diberikan oleh KPK kepada Pemprov DKI dapat dimanfaatkan dengan baik.
“Saya berharap ini dimanfaatkan dan ingat bahwa itu adalah aset dari hasil korupsi. Dengan mengingat itu barangkali kita ingat untuk tidak melakukan korupsi,” tegasnya.
Dalam acara tersebut, KPK menghibahkan sebanyak dua aset perampasan aset korupsi berupa tanah dan bangunan di kawasan Kemayoran dan Tebet senilai Rp9,65 miliar.







