JAKARTA, Probusmedia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan magnitudo (M) 5,6 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur, Kamis (20/8/2026).
Gempa tersebut mengguncang wilayah Ruteng, Manggarai, NTT dengan kedalaman 10 kilometer serta tidak berpotensi tsunami.
Gempa tersebut terjadi pada pukul 05.45 WIB, selain itu titik kordinat gempa bekisar 8.30 LS dan 120,59 BT.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan gempa tersebut terjadi di empat lokasi, yakni Kabupaten Manggarai, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai Barat, dan Kabupaten Sikka.
Guncangan yang terjadi di Kabupaten Manggarai berskala intensitas sekitar V-VI MMI, kemudian Kabupaten Nagekeo berkisar IV MMI.Lalu, Kabupaten Manggarai Barat berkisar III-IV MMI serta Kabupaten Sikka sekitar III MMI.
Wijayanto mengatakan gempa Ruteng ini merupakan gempa susulan pascagempa magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026 di NTT. BMKG mencatat terjadi 3.422 gempa susulan hingga saat ini.
“Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 3.422 aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock ), dengan magnitudo terbesar M6,2,”
kata Wijayanto dalam keterangannya.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mencari tempat berlindung apabila terjadi gempa susulan.








