




Penulis
Zendy PradanaEditor
Ponco SulaksonoJAKARTA, Probusmedia — Indonesia Corruptuon Watch (ICW) menemukan pengadaan burung merpati mencapai Rp305 juta saat perayaan HUT Kemerdekaan ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Pengadaan burun merpati itu dimenangkan oleh Indoglobal Multi Karya.
“ICW menemukan adanya pengadaan burung merpati senilai Rp305 juta dalam rangka perayaan Kemerdekaan RI. Pengadaan dilakukan oleh Kementerian Sekretariat Negara yang dimenangkan oleh Indoglobal Multi Karya,” ujar Staf Investigasi ICW, Z. Azhim Syah dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (21/8/2026).
Menurut Azhim, pengadaan tersebut sangat berlebihan di tengah kondisi negara yang tidak baik-baik saja. Sebab, banyak terjadi musibah di sejumlah wilayah RI saat momen hari kemerdekaan ke-81 serta pemulihan wilayah Aceh yang belum maksimal usai bencana besar November 2025 lalu.
“Pengadaan ini kami nilai merupakan bagian perayaan HUT RI yang berlebihan karena dilakukan di tengah situasi anggaran negara mengalami efisiensi besar-besaran dan bencana besar di NTT, kebakaran hutan dan lahan yang masif di Kalimantan, serta perbaikan dan pemulihan yang belum tuntas pasca bencana besar di Aceh dan Sumatera,” kata Azhim.
Azhim mengatakan pemerintah seharusnya memprioritaskan anggaran yang besar untuk menangani sejumlah wilayah yang terdampak musibah.
“Persoalannya bukan semata pada nominal 305 juta, tetapi mencerminkan bagaimana pengelolaan anggaran pemerintah yang tidak berbasis skala prioritas dan tidak memandang aspek urgensi,” ujarnya.
Lebih lanjut, kata Azhim, perayaan hari kemerdekaan sejatinya tidak menjadi alasan untuk menghamburkan anggaran. Menurutnya, banyak kebutuhan publik yang mendesak dan lebih membutuhkan keberpihakan anggaran.
Kemudian, ICW juga turut mencari terkait realisasi pengadaan penanganan bencana tahun anggaran 2026 di Kementerian Sekretariat Negara dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Namun, ICW tidak berhasil menemukan paket pengadaan tersebut.