JAKARTA, Probusmedia — Misteri kematian penjaga rumah mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Sutrimo masih menjadi perhatian penyidik Polda Metro Jaya.





Penulis
Fadel PrayogaEditor
Ponco SulaksonoJAKARTA, Probusmedia — Misteri kematian penjaga rumah mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Sutrimo masih menjadi perhatian penyidik Polda Metro Jaya.
Polisi mengeklaim masih menanti hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian Sutrimo yang ditemukan dalam kondisi tidak wajar di depan sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan penyidik telah meminta keterangan dari 27 saksi selama proses penyidikan berlangsung.
Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik sebelum dapat mengungkap secara lebih jelas penyebab kematian korban.
“Sebab kami masih menunggu hasil laboratorium forensik, tetapi yang pasti sampai detik ini, dalam proses penyidikan sudah 27 saksi yang diperiksa,” kata Budi di Jakarta, Selasa (25/8/2026).
Budi mengatakan penyidik juga terus berkoordinasi dengan tim medis yang menangani pemeriksaan terhadap jenazah Sutrimo.
Salah satu pemeriksaan laboratorium tersebut berkaitan dengan kemungkinan adanya kandungan racun atau zat tertentu di dalam tubuh korban.
Polisi berharap hasil pemeriksaan laboratorium forensik dapat diterima dalam pekan ini. Setelah hasil tersebut keluar, penjelasan mengenai temuan medis akan disampaikan oleh tim dokter forensik yang memiliki keahlian di bidangnya.
“Mudah-mudahan pekan ini, karena kan yang bekerja adalah lab. Makanya, kami juga berharap nanti setelah hasil lab, tim dokter forensik yang akan menyampaikan. Mereka-mereka yang ahli di bidangnya masing-masing,” kata Budi.
Hingga kini, jumlah saksi yang telah diperiksa masih tetap 27 orang dan belum mengalami penambahan.
Penyidik masih mengembangkan kasus tersebut untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai rangkaian peristiwa sebelum Sutrimo ditemukan meninggal dunia.
Dalam pemeriksaan sebelumnya, 27 saksi tersebut berasal dari sejumlah pihak yang dinilai mengetahui atau berkaitan dengan peristiwa kematian Sutrimo.
Korban diketahui merupakan kepala rumah tangga sekaligus penjaga rumah Febrie Adriansyah dan ditemukan meninggal di depan klinik di kawasan Kebayoran Baru.
“Perkembangan terbaru, kami telah melakukan pemeriksaan terhadap 27 orang saksi,” kata Budi Hermanto saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (19/8).