




Penulis
Fadel PrayogaEditor
Ponco SulaksonoJAKARTA, Probusmedia — Sumbangan sukarela aparatur sipil negara (ASN) dan jajaran pegawai Balai Kota Jakarta untuk membantu korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai sekitar Rp3,8 miliar.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut bantuan tersebut merupakan kontribusi sukarela yang dikumpulkan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga NTT yang terdampak gempa bermagnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026.
Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan sejumlah tenaga kesehatan juga telah diberangkatkan ke NTT untuk membantu penanganan korban terdampak bencana.
Selain dukungan medis, jajaran Pemprov DKI Jakarta mengumpulkan sumbangan secara sukarela untuk membantu kebutuhan masyarakat yang terdampak.
“Kemarin kami sudah mempersiapkan dan sebenarnya kami juga sudah mengirimkan tenaga kesehatan yang diberangkatkan dari kemarin ke NTT. Untuk tahap awal, PNS dan juga jajaran yang ada di Balai Kota ini akan berkontribusi kurang lebih Rp 3,8 miliar,” kata Pramono usai Upacara HUT ke-81 RI di Balai Kota, Senin (17/8/2026).
Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan bantuan lanjutan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) badan usaha milik daerah (BUMD).
Masyarakat yang ingin turut membantu korban gempa dapat menyalurkan bantuan melalui koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.
Sementara itu, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim mengatakan BPBD DKI telah mengaktifkan posko gabungan di Bandara Halim Perdanakusuma bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sejak 16 Agustus 2026.
Posko tersebut menjadi bagian dari upaya koordinasi pengiriman bantuan dari Jakarta menuju wilayah terdampak di NTT.
Bantuan yang disiapkan mencakup makanan siap saji, biskuit, air mineral, terpal, kasur lipat, bantal, selimut, perlengkapan keluarga atau family kit, perlengkapan anak atau kids ware, hingga tandon air.
Jenis dan jumlah bantuan akan terus diperbarui sesuai kebutuhan korban di lapangan melalui koordinasi dengan BNPB dan BPBD Provinsi NTT.
Pemprov DKI Jakarta menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak bencana gempa di NTT.
Pemprov DKI juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung proses penanganan darurat hingga tahap pemulihan masyarakat terdampak.