JAKARTA, Probusmedia — Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjamin seluruh biaya penanganan medis pengemudi ojek online (ojol), Hasan Syukur (56), yang menjadi korban kecelakaan mobil listrik BYD di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Suyudi memastikan Polri bakal menanggung kebutuhan perawatan Hasan hingga pulih sepenuhnya.
“Sebagai bentuk kepedulian, Polri menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh total. Kami ingin memastikan korban mendapatkan perawatan yang dibutuhkan,”
ujar Suyudi melalui akun Instagram pribadinya @suyudiarioseto.official, Selasa (27/10/2026).
Kapolri juga membuka kemungkinan memindahkan Hasan ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, apabila kondisi medisnya memungkinkan.
Pemindahan tersebut direkomendasikan untuk mendukung proses perawatan dan pemulihan korban sesuai kebutuhan medisnya.
Suyudi telah memerintahkan Kepala Rumah Sakit Tingkat I Pusdokkes Polri bersama jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya untuk menjenguk Hasan.
Mereka juga diminta memberikan pendampingan moral serta bantuan materiil kepada keluarga korban.
“Polri berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum dan menjaga ketertiban. Polri juga hadir dengan empati dan kepedulian kemanusiaan di saat warga membutuhkan pertolongan,” kata Suyudi.
Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Edison Isir mengatakan kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat yang mengalami musibah merupakan wujud pelayanan yang mengedepankan empati dan nilai-nilai kemanusiaan.
“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta menegakkan hukum, tetapi juga untuk memberikan kepedulian dan bantuan kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kami memastikan korban mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan dan keluarga memperoleh pendampingan selama proses pemulihan,” ujar Isir.
Dia menambahkan Polri akan terus berupaya memberikan pelayanan yang humanis dan responsif, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan dalam situasi sulit.
“Harapan kami, korban dapat segera pulih dan kembali beraktivitas. Ini merupakan wujud komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan empati, kepedulian, dan semangat kemanusiaan,” katanya.
Seperti diketahui, kecelakaan yang melibatkan Hasan terjadi di Jalan Panglima Polim, kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/10/2026).
Mobil listrik BYD yang dikemudikan pria berinisial S (46) dilaporkan menabrak empat kendaraan sebelum melindas Hasan.
Akibat kejadian tersebut, Hasan mengalami luka dan membutuhkan penanganan medis.
Polri memastikan korban mendapatkan perawatan yang diperlukan serta pendampingan selama menjalani proses pemulihan.









