JAKARTA, Probusmedia — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mewajibkan seluruh 267 kelurahan di Jakarta mengikuti Benyamin Sueb Award (BSA) pada 2027. Bahkan, Pramono mengancam bakal potong tunjangan kinerja (tukin) lurah yang tidak berpartisipasi dalam acara tersebut.
Pramono mengatakan, jumlah kelurahan yang mengikuti acara Benyamin Sueb Award 2026 baru mencapai 52 dari total 267 kelurahan di Jakarta.
Karena itu, dia pun mewajibkan seluruh kelurahan untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan tahun depan.
“Tahun lalu 27 pesertanya, tahun ini 52. Saya wajibkan tahun depan 267. Bagi lurah yang tidak ikut, tukinnya kita potong,”
kata Pramono dikutip Sabtu (31/10/2026).
Pramono menilai kompetisi tersebut sebagai upaya mendorong para lurah memperbaiki kondisi wilayah masing-masing.
Ditegaskan, pemerintah daerah ingin membangun persaingan positif antarkelurahan melalui ajang tersebut.
“Kenapa harus ikut? Supaya mereka juga melakukan perbaikan terhadap kelurahan-kelurahannya masing-masing,” tegasnya.
Pramono juga membuka peluang penyempurnaan kategori penilaian BSA. Saat ini, kompetisi tersebut memiliki tiga kategori, yakni Nyaman, Indah, dan Sejahtera.
“Tentunya nanti akan kita sempurnakan,” ungkapnya.
Pramono juga meminta Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistika (Kominfotik) DKI menyebarluaskan hasil evaluasi BSA kepada selururuh lurah.
“Kalau itu dilakukan, saya yakin persoalan-persoalan yang selama ini tidak pernah sampai ke telinga gubernur pasti akan saya dengar,” pungkasnya.









