JAKARTA, Probusmedia — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan memberangkatkan 10 lurah finalis Benyamin Sueb Award (BSA) untuk mempelajari langsung tata kelola pemerintahan dan kota di luar negeri.
Pramono mengatakan, program tersebut bertujuan memperluas wawasan dalam mengelola wilayah di Jakarta.
“Tadi saya sudah memutuskan dan saya sampaikan kepada Ibu Tona, kepada 10 finalis, mereka kita berikan kesempatan untuk melihat dunia,” kata Pramono dikutip Sabtu (31/10/2026).
Ia menyebut kesepuluh finalis berkesempatan mengunjungi sejumlah negara di Asia, seperti Jepang dan China.
Menurut Pramono, para lurah perlu melihat sekaligus membandingkan sistem pengelolaan kota di negara lain untuk diimplementasikan di Jakarta.
“Intinya supaya wawasannya itu tidak jago kandang. Karena salah satu hal yang selalu menjadi masalah adalah kalau wawasannya sudah merasa paling benar, padahal itu adalah dalam levelnya dia,” ujarnya.
Meski begitu, Pramono belum memerinci program pembelajaran dan durasi kunjungan selama berada di luar negeri.
Pramono memastikan Pemerintah Provinsi DKI akan mengalokasikan anggaran untuk program tersebut secara transparan. Namun, ia belum memastikan besaran anggaran yang disiapkan.
“Berapapun anggaran nanti yang dialokasikan, pasti transparan. Karena itu memang kewenangannya ada di Biro Kerja Sama,” tandasnya.







