




Penulis
Fadel PrayogaJAKARTA, Probusmedia — Sebanyak 76 pelajar dari 38 provinsi di Indonesia terpilih menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibaraka) 2026. Mereka resmi dikukuhkan sebagai Paskibraka toleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam upacara di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (15/8/2026).
Dalam prosesi tersebut, Gibran bertindak sebagai pembina upacara, sedangkan Julita Rista Lestari dari Kalimantan Timur dipercaya menjadi pemimpin upacara. Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan laporan dari pemimpin upacara kepada pembina upacara.
Julita kemudian mewakili seluruh calon anggota Paskibraka memegang Bendera Merah Putih saat prosesi pengucapan Ikrar Putra Indonesia. Ikrar tersebut dipimpin Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi dan diikuti seluruh anggota Paskibraka 2026.
Setelah ikrar rampung dibacakan, Gibran menyampaikan pernyataan pengukuhan sebagai tanda bahwa 76 pelajar tersebut resmi menjadi anggota Paskibraka. Mereka akan bertugas mengibarkan dan menurunkan Bendera Pusaka dalam rangkaian upacara kenegaraan di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026.
“Dengan memohon rida Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tingkat Pusat Tahun 2026 yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus, tahun 2026. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam menjalankan tugas negara,” ucap Gibran.
Gibran secara simbolis menyematkan Lencana Merah Putih Garuda sekaligus memasangkan kendit kepada pemimpin upacara. Prosesi tersebut menjadi penanda resmi dimulainya tugas 76 anggota Paskibraka yang mewakili seluruh provinsi di Indonesia.
Berikut daftar 76 anggota Paskibraka 2026 dari 38 provinsi:
Upacara pengukuhan kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh anggota Paskibraka oleh Gibran yang diikuti para tamu undangan.
Sejumlah pejabat negara turut hadir, di antaranya para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.