JAKARTA, Probusmedia — Karier militer Mayjen TNI Kristomei Sianturi memasuki babak baru setelah namanya dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) oleh Presiden Prabowo Subianto.
Pelantikan itu berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Kristomei menggantikan Letjen Suharyanto.
“Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” kata Prabowo yang diikuti oleh Kristomei.
Dari sejumlah sumber yang dihimpun, berikut rekam jejak karier Kristomei selama ini:
Kristomei merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1997 dengan kecabangan infanteri. Ia lahir di Kotabumi, Lampung Utara, pada 6 Mei 1976 dan menempuh pendidikan menengah di SMA Taruna Nusantara, Magelang.
Setelah menyelesaikan pendidikan militer, Kristomei meniti karier melalui berbagai penugasan di satuan tempur dan komando teritorial.
Ia pernah menjabat Wakil Komandan Yonif Linud 328/Dirgahayu sebelum dipercaya memimpin Yonif Linud 305/Tengkorak pada 2013.
Kariernya berlanjut ke lingkungan teritorial ketika menjabat Komandan Kodim 0424/Tanggamus pada 2014–2016.
Ia kemudian mengemban sejumlah posisi di lingkungan Kostrad dan Mabes TNI, termasuk di bidang operasi.
Kristomei juga mengikuti pendidikan lanjutan, antara lain pendidikan intelijen di Amerika Serikat pada 2003, Seskoad pada 2012, dan Sesko TNI pada 2019.
Pengalaman tersebut melengkapi penugasannya di bidang operasi, pembinaan prajurit, dan kepemimpinan militer.
Selain pengalaman di satuan tempur dan teritorial, Kristomei memiliki rekam jejak di bidang komunikasi publik militer.
Ia pernah menjabat Kepala Penerangan Kodam Jaya pada 2017–2019, kemudian dipercaya memimpin Dinas Penerangan TNI AD pada 2023.
Pada Maret 2025, Kristomei diangkat menjadi Kepala Pusat Penerangan TNI.
Dalam jabatan tersebut, ia menjalankan fungsi komunikasi institusi TNI kepada media dan masyarakat sebelum kemudian mendapat penugasan sebagai Pangdam XXI/Radin Inten.
Pengalaman di bidang penerangan membuat perjalanan kariernya mencakup fungsi yang beragam, mulai dari komando satuan hingga komunikasi strategis di tingkat pusat.
Setelah menjalani penugasan tersebut, ia dipercaya memimpin Kodam XXI/Radin Inten yang membawahi wilayah Lampung dan Bengkulu pada 2025.





