JAKARTA, Probusmedia — Jenderal Maruli Simanjuntak telah resmi menjadi Wakil Panglima TNI sekaligus menjabat Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.
Maruli tercatat memiliki harta kekayaan sebanyak Rp81.124.278.309 atau Rp81 miliar yang tertuang dalam Laporan Penyelenggara Harta Kekayaan (LHKPN) ke KPK.
Maruli memiliki tanah dan bangunan senilai Rp16.612.534.095. Aset tanah dan bangunannya tersebar di wilayah Bandung, Jakarta Selatan, Buleleng, Bogor, Rote Ndao, Tabanan dan Manggarai Barat.
Kemudian, Maruli juga tercatat memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp438.000.000. Dia memilili motor Piaggio LXV-125IE Tahun 2010, motor Kawasaki LX 150E CKD Tahun 2014, BMW K-75 SOLO Tahun 1995 dan mobil Toyota Innova Venturer tahun 2021.
Adapun harta bergerak lainnya yakni senilai Rp7.237.136.340; kas dan setara kas senilai Rp64.325.922.988.
Maruli juga tercatat memiliki surat berharga Rp8.672.323.180; harta lainnya sebanyak Rp20.905.705.882 dan hutang senilai Rp37.067.344.176.
Maruli menyetorkan LHKPN pada 30 Maret 2026 untuk masa periodik tahun 2025. Dia mencatatkan jabatannya dalam LHKPN sebagai KASAD.
Diketahui, Prabowo kembali merombak jajaran Kabinet Merah Putih. Perombakan ini terjadi berulang kali.
Prabowo terakhir merombak Kabinet Merah Putih pada awal Oktober 2026. Prabowo pada Kamis (15/10) merombak 9 pejabat Kabinet Merah Putih. Berikut daftar lengkapnya:
1. Jenderal Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI.
2. Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai KSAD.
3. Marsekal TNI Yusuf Jauhari sebagai Wakil Menteri Pertahanan bidang Logistik Industri Pertahanan dan Teknologi
4. Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon sebagai Wakil Menteri Pertahanan bidang Strategi Doktrin dan Pembangunan Kekuatan
5. Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian
6. M Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
7. Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB
8. Satyawan Pudyatmoko sebagai Kepala Badan Pengelolaan Gambut Dan Mangrove Nasional
9. Mayjen Sriyanto sebagai Wakil Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional






