




Penulis
Zendy Pradana
Editor
Irfan KamilJAKARTA, Probusmedia – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) pada Kabinet Bayangan, Feri Amsari menyatakan Presiden Prabowo Subianto tidak berani membandingkan gaji guru di Indonesia dengan gaji guru di Singapura.
Feri menyatakan hal tersebut untuk merespons pidato kenegaraan Presiden Prabowo di sidang tahunan DPR/MPR. yang membandingkan menyinggung gaji ketua Mahkamah Agung (MA) Indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan Singapura.
“Tetapi, Presiden tidak berani membandingkan gaji guru, hak yang harus diberikan kepada guru dengan gaji guru yang ada di Singapura,”
ujar Feri Amsari dikutip melalui akun Youtube Watchdoc, Sabtu (15/8/2026).
Feri yang juga merupakan pakar hukum tata negara, menilai Prabowo sengaja tidak memilih membandingkan gaji guru karena ingin menutupi sebuah kegagalan dan ketidakpastian yang diberikannya.
Feri juga turut menyinggung terkait dengan kegagalan program makan bergizi gratis (MBG) saat ini. Menurutnya, Prabowo sengaja tak menyampaikan kegagalan program MBG karena tidak ingin publik mengetahui kegagalan programnya.
“Dia bicara soal hak memberikan makan bergizi gratis kepada anak-anak dia sampaikan berapa banyak orang yang mendapatkan hak itu, tetapi Presiden lupa mengutip berapa banyak anak-anak yang keracunan gara-gara program itu,” kata Feri.
Feri menyebut Prabowo sejatinya harus tetap memiliki keberanian dalam mengakui kesalahan dan kealpaannya pada program-program unggulannya. Tujuannya, agar publik bisa menilai sejauh mana keberhasilan dan kegagalan yang akan diperbaiki pada tahun yang akan datang.
“Bagi saya, pidato kenegaraan penting juga secara berani, berwibawa mengakui kesalahan dan kealpaan yang ada,” tegas Feri.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa penghasilan hakim junior di Indonesia telah berada di atas rata-rata hakim di ASEAN. Gaji hakim junior di Indonesia kini sudah meningkat 2 kali lipat.
Hal tersebut disampaikan dalam pidato kenegaraan dalam rangka HUT ke-81 RI yang digelar di Gedung MPR/DPR RI, Rabu (14/82026).
“Pemerintah telah berhasil menaikan remunerasi hakim. Untuk hakim paling junior, penghasilan mereka telah naik 280%,” ujar Prabowo.
Prabowo turut menyinggung gaji ketua MA di Indonesia yang saat ini lebih tinggi dibandingkan ketua MA Singapura. Hal itu dilaporkan langsung oleh Ketua MA RI, Sunarto.
“Ketua MA Telah laporkan saya, bahwa penghasilan Ketua MA sekarang lebih tinggi dari penghasilan Ketua MA Singapura. Beliau yang lapor kepada saya,” ucap dia.