JAKARTA, Probusmedia — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan anggaran sebesar Rp100 miliar program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Jakarta telah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pramono mengatakan, jumlah penerima beasiswa pada tahap awal diperkirakan berkisar 50 hingga 75 mahasiswa.
Namun, Pemerintah Provinsi DKI akan mengonsultasikan besaran jumlah penerima beasiswa tersebut dengan LPDP pusat.
“Yang kedua mengenai LPDP, dana yang 100 itu sudah masuk dalam APBD yang ada dan mengenai jumlah antara 50 sampai 75 tentunya itu angka yang akan kami konsultasikan nanti dengan LPDP pusat,” kata Pramono di Jakarta Timur, Senin (19/10/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan awal program tersebut akan dilakukan bersama LPDP pusat. Meski begitu, Pemprov DKI Jakarta tetap yang menentukan penerima beasiswa.
“Karena tetap di tahap awal penyelenggaraannya bersama-sama dengan LPDP pusat, tetapi yang memilih menentukan sepenuhnya adalah Pemerintah DKI Jakarta. Angkanya 100 miliar,” ujarnya.
Sebelumnya, Pramono menegaskan melalui program beasiswa LPDP merupakan upaya Pemprov DKI memperbaiki kualitas pendidikan di Jakarta, khususnya bagi keluarga ekonomi rendah.
Mantan sekretaris kabinet itu menyebut sejumlah universitas bergengsi di Internasional membuka peluang untuk berkolaborasi.
Universitas tersebut yakni New York University dan Colombia University.
Selain keduanya, Pramono juga menggandeng perguruan tinggi di Inggris dan Australia.
“Mengapa harus ada LPDP? Agar anak-anak dari keluarga yang kurang mampu memiliki mimpi, memiliki mimpi, untuk bersekolah di Columbia, bersekolah di Harvard, bersekolah di Cambridge, dan seterusnya,” katanya.







