JAKARTA, Probusmedia — Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin menyebut penyelesaian pembangunan Masjid Apung An-Nur di kawasan Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, telah lama dinantikan masyarakat.
Menurut dia, keberadaan masjid tidak hanya mendukung kegiatan keagamaan, tetapi berpotensi meningkatkan daya tarik pariwisata Jakarta.
“Kapan Masjid Apung selesai? Itu selalu jadi pertanyaan warga Jakarta setiap kita melakukan reses ataupun pertemuan dengan warga,”
kata Suhud dikutip Sabtu (17/10/2026).
Suhud berharap, kehadiran masjid tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dari aspek kerohanian maupun pariwisata.
“Mudah-mudahan keberadaan masjid ini bukan hanya mendorong pariwisata di Ancol, tetapi juga secara umum bagi DKI Jakarta tentu akan berpengaruh besar dari aspek kerohanian maupun juga di aspek pariwisata,” ungkapnya.
Diresmikan Pramono Anung
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Masjid Apung An-Nur di kawasan Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Jumat.
Pramono menyebut masjid tersebut memiliki kapasitas sekitar 900 jemaah, terdiri atas 600 orang di ruang utama dan sekitar 300 orang di area plaza.
“Area bangunan memiliki kapasitas untuk 600 jemaah yang terdiri dari 460 ikhwan dan 140 akhwat, ditambah area plaza dengan kapasitas 300 jemaah, jadi total dapat menampung insyaallah 900 jemaah,”
kata Pramono.
Pembangunan masjid tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang telah dirintis sejak 2019.
Namun, pembangunan sempat tersendat akibat pandemi sebelum dilanjutkan kembali hingga selesai pada 2026.
“Masjid ini dirancang bukan hanya sebagai tempat ibadah, tapi juga sebagai landmark baru di pesisir Jakarta,” tuturnya.
Masjid Apung An-Nur memiliki luas bangunan sekitar 2.241 meter persegi. Pembangunan fisiknya dimulai pada 1 Mei 2024 dan selesai pada 29 Juli 2026.
Pramono mengatakan, masjid tersebut dirancang oleh arsitek Andra Matin tersebut mengusung filosofi Bahtera Iman.
“Bentuk segi lima pada denah bangunan melambangkan lima rukun Islam dan lima waktu salat, sedangkan unsur bulan dan bintang menggambarkan cahaya serta petunjuk” ujar Pramono.








