JAKARTA, Probusmedia — Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih masuk dalam susunan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026-2031.
Nama-nama tersebut tersebar di sejumlah posisi, mulai dari Rais, Wakil Ketua Umum, hingga A’wan.
Berdasarkan data yang dihimpun, setidaknya terdapat empat pejabat aktif Kabinet Merah Putih yang tercantum dalam SK 02-Pengesahan Komposisi dan Personalia PBNU Masa Khidmah 2026-2031.
Mereka adalah Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, dan Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro.
Nasaruddin Umar masuk dalam struktur Syuriyah sebagai Rais PBNU. Namanya tercantum di antara jajaran Rais setelah enam Wakil Rais Aam dalam lampiran SK PBNU.
Nasaruddin tercatat dilantik menjadi menteri agama sejak 21 Oktober 2024.
Nama berikutnya adalah Saifullah Yusuf, yang masuk sebagai Wakil Ketua Umum PBNU.
Dalam susunan Tanfidziyah, Saifullah ditempatkan di bawah Ketua Umum KH Kikin A. Hakim bersama enam Wakil Ketua Umum lainnya.
Saifullah saat ini menjabat menteri sosial dalam Kabinet Merah Putih.
Kemudian terdapat Nusron Wahid, yang masuk sebagai anggota A’wan PBNU. Namanya tercantum dalam daftar A’wan bersama sejumlah tokoh nasional dan daerah lainnya.
Nusron merupakan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Sementara itu, Juri Ardiantoro masuk sebagai Wakil Ketua Umum PBNU. Namanya tercantum bersama Saifullah Yusuf dan lima Wakil Ketua Umum lainnya dalam struktur Tanfidziyah.
Di pemerintahan, Juri menjabat Wakil Menteri Sekretaris Negara atau wamensesneg.
Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz menegaskan jajaran pengurus tersebut mulai menjalankan khidmah kepada umat dan masyarakat pada Kamis (1/10/2026).
“Mudah-mudahan dengan diumumkannya susunan pengurus ini, mulai besok pagi kita mulai berkhidmah,” katanya saat mengumumkan jajaran kepengurusan PBNU masa khidmah 2026–2031 di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Rabu (30/9/2026).




