JAKARTA, Probusmedia — Presiden Prabowo Subianto hingga Kamis (20/8/2026) belum datang langsung ke lokasi gempa Nusa Tenggara Timur (NTT), sementara Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming hari ini justru turun ke wilayah bencana.





Penulis
Fadel Prayoga
Editor
Irfan KamilGibran tak datang seorang diri, dia memboyong perwakilan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) untuk ikut mendampingi penanganan korban.
Pergerakan Gibran ke NTT berlangsung ketika rencana kunjungan Prabowo ke lokasi gempa masih belum terealisasi.
Dikutip dari laman wapres.go.id, dalam kunjungan itu, Gibran juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk ikut membantu pemulihan psikologis korban bencana.
Keterlibatan mahasiswa dinilai dapat menjadi bentuk nyata kepedulian anak muda terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.
Keterlibatan mahasiswa juga ditempatkan sebagai bagian dari semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.
Pemerintah tidak hanya berupaya memenuhi kebutuhan dasar warga, tetapi juga mendorong generasi muda berkontribusi melalui kapasitas dan keahlian masing-masing.
Selama berada di NTT, Gibran akan meninjau sejumlah lokasi terdampak serta fasilitas pelayanan dasar masyarakat di Kabupaten Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur.
Kehadiran wakil pemerintah pusat tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan bencana berjalan sekaligus menunjukkan tanggung jawab negara terhadap keselamatan dan kebutuhan warga.
Pemerintah juga menilai percepatan pemulihan membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, masyarakat, mahasiswa, dan berbagai unsur lainnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan warga setelah bencana.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan Istana masih merencanakan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke wilayah terdampak gempa NTT.
Pernyataan itu disampaikan Prasetyo saat Prabowo belum meninjau langsung kondisi warga di lokasi bencana.
“Sedang direncanakan. Sedang direncanakan. Tetapi perlu juga kami sampaikan bahwa kadang-kadang memang di masa-masa awal itu kondisi di lapangan bukan kita memilih untuk lebih fokus mengatasi masalah terlebih dahulu,”
ujar Prasetyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Menurut dia, pemerintah pusat terus mengikuti perkembangan penanganan gempa NTT dari hari ke hari.
Kementerian dan lembaga terkait, termasuk Basarnas dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), secara berkala melaporkan kondisi terbaru dari wilayah yang terdampak.
Politikus Partai Gerindra itu turut mengapresiasi pemerintah daerah yang mengirimkan bantuan bagi warga korban gempa NTT.
Salah satu daerah yang memberikan dukungan yakni Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang turut membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
“Kami juga mengapresiasi banyak pemerintah daerah yang lain juga mengirimkan bantuan-bantuan, termasuk misalnya seperti dari Pemprov Jawa Tengah. Ini bukti solidaritas kita bersama-sama untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah,” ujarnya.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan Prabowo datang ke NTT pada pekan ini, Prasetyo mengatakan keputusan tersebut masih menunggu perkembangan kondisi di lapangan.
“Nanti kita lihat, kita lihat kondisinya di lapangan,” katanya.