JAKARTA, Probusmedia — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyoroti sejumlah persoalan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Selasa (20/10/2026).
Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid menyebut, pemerintah harus menjadikan pencegahan kasus keracunan sebagai prioritas dalam pelaksanaan MBG.
Ia berharap ke depan tidak ada lagi penerima manfaat yang menjadi korban akibat persoalan keamanan pangan dalam program tersebut.
“Maka harusnya ke depan zero case keracunan itu. Zero case terjadinya keracunan,” kata Kholid di Jakarta, Senin (19/10/2026).
Selain persoalan keamanan pangan, ia menyoroti kasus korupsi dalam proses pengadaan program MBG.
Menurut dia, pemerintah perlu memperkuat tata kelola agar pelaksanaan program berjalan transparan, tepat sasaran, dan bebas dari praktik korupsi.
“Kemudian terjadinya korupsi dalam proses pengadaan dan sebagainya. Maka ke depan harus zero case terjadinya korupsi,” ujarnya.
Kholid mendorong pemerintah memperbaiki pelaksanaan seluruh program Asta Cita, terutama dari sisi ketepatan penerima manfaat dan tata kelola.
Ia menyatakan, pembenahan tersebut diperlukan agar tujuan program benar-benar tercapai tanpa menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat.
“Karena itu, kami mendorong program Asta Cita itu diperbaiki lebih baik lagi sehingga tepat sasaran penerimanya, tata kelolanya harus lebih bagus lagi, dan zero case terkait korban keracunan,” ujarnya.
Selain MBG, Kholid mengingatkan pemerintah agar memperbaiki pengelolaan lingkungan hidup, khususnya dalam perlindungan hutan.
“Kementerian Kehutanan seharusnya juga harus lebih jeli lagi, lebih baik lagi dalam mengelola hutan, ya, dan terkait Kementerian Lingkungan Hidup harus lebih jeli lagi, ya, terkait bagaimana pelindungan hutan kita, lingkungan hidup kita, dan sebagainya,” katanya.
Sebagai mitra koalisi, PKS berkepentingan terhadap keberhasilan pemerintahan Prabowo-Gibran.
Kholid menilai keberhasilan pemerintah juga berkaitan dengan harapan masyarakat terhadap berbagai program yang dijalankan.
“Kami berkepentingan bahwa pemerintahan Pak Prabowo berjalan sukses. Suksesnya pemerintahan ini juga kebahagiaan yang dicita-citakan dan diinginkan oleh masyarakat,” katanya.






