JAKARTA, Probusmedia — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa anggota DPRD Kota Bengkulu, Bambang Hermanto, Jumat (4/9/2026). Bambang diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap proyek pengadaan di Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dan wilayah lainnya di Provinsi Bengkulu.
Bambang yang tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan sejak pukul 08.30 WIB masih menjalani proses pemeriksaan.
“Penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi Saudara BH (Bambang Hermanto), selaku anggota DPRD Kota Bengkulu,”
ujar juru bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan.
Namun, belum diketahui secara jelas pasti materi yang akan didalami tim penyidik dalam pemeriksaan terahdap Bambang Hermanto terkait kasus dugaan suap proyek yang menyeret Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari tersebut.
Diketahui, KPK juga sudah memeriksa anggota DPRD Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni pada 4 Agustus dan 10 Agustus 2026.
Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik KPK mendalami pengetahuan Vinna Ledy soal pengadaan-pengadaan di Kota Bengkulu.
Keterangan dari saksi tersebut akan ditelaah, dianalisis, dan dikonfirmasi dengan keterangan saksi lainnya, termasuk temuan-temuan dalam penggeledahan, guna membantu penyidik mengonstruksikan perkara secara utuh.
Tak hanya memeriksa, KPK juga sudah menyita mobil dan rumah mewah Vinna Ledy di Jakarta Selatan.
Penyitaan ini dilakukan lantaran KPK menduga Vinna Ledy menerima sejumlah aset dari pihak swasta yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek di Rejang Lebong dan daerah lainnya di Bengkulu.
Penyidikan kasus ini merupakan pengembangan dari kasus dugaan suap izin proyek di Kabupaten Rejang Lebong yang turut menjerat Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari.
Dalam penyidikan kasus ini, KPK juga sudah menggeledah rumah Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu Noprisman. Dari penggeledahan itu, penyidik menemukan dan menyita uang sejumlah Rp4 miliar.
Meski demikian, hingga saat ini, KPK belum menjerat pihak yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap proyek di Rejang Lebong dan daerah lainnya di Bengkulu.









