JAKARTA, Probusmedia — Pengunjung program Namu Balai Kota, Silvi (40) mengaku tidak mengarahkan anak-anaknya untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Sejauh ini saya tidak mengarahkan anak-anak untuk jadi ASN,” kata Silvi kepada Probusmedia, Sabtu (17/10/2026).
Silvi berharap anaknya menjadi pengusaha dan menciptakan lapangan kerja.
“Lebih baik entrepreneur, punya usaha sendiri, penginnya sih menciptakan lapangan kerja,” jelasnya.
Meski begitu, Silvi mengaku antusias mengikuti Namu Balai Kota. Menurutnya, program tersebut memberikan pengalaman baru bagi anak-anak untuk mengenal Ibu Kota.
“Terus ada acara Namu Balai Kota gini, mereka juga antusias,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno atau akrab disapa Bang Doel meresmikan program Namu Balai Kota atau City Hall Experience di Balai Kota.
Doel mengatakan, program tersebut merupakan upaya Pemerintah Provinsi DKI agar masyarakat mengenal sejarah Ibu Kota.
Melalui program itu, warga bisa mengunjungi sejumlah ruang kerja dan fasilitas milik Pemprov DKI.
“Balai Kota ini bukan hanya balai kita, melainkan balainya masyarakat. Kita ingin membuka pintu agar warga Jakarta bisa melihat dan mengenal lebih dekat apa saja yang sudah dilakukan pemerintah,” kata Wagub Rano.






