JAKARTA, Probusmedia — Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno atau akrab disapa Bang Doel mengakui pelaksanaan Namu Balai Kota atau City Hall Experience belum sempurna.
Karena itu, dia memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan terus membenahi setiap rangkaian kegiatan tersebut.
Rano menyampaikan hal itu saat meresmikan Namu Balai Kota di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (17/10/2026).
“Tentu kegiatan ini baru kita mulai pasti tidak akan sempurna. Tapi setiap kali kita akan terus menyempurnakan,” kata Rano.
Peresmian Namu Balai Kota, kata Rano, merupakan kesempatan masyarakat melihat langsung berbagai program yang telah dilakukan Pemprov DKI selama dua tahun terakhir.
Doel menilai selama ini masyarakat hanya mengetahui kegiatan pemerintah melalui media sosial.
“Kita harus kasih tahu sama masyarakat Jakarta apa yang sudah kita lakukan. Artinya, selama dua tahun kita di Jakarta apa sih yang sudah kita lakukan?” ujarnya.
Rano menjelaskan, Namu Balai Kota mengusung filosofi budaya Betawi tentang bale sebagai ruang terbuka bagi siapa saja.
Menurut dia, Balai Kota bukan hanya milik pemerintah, tetapi juga masyarakat.
“Jadi ini bale kota, bale-nya masyarakat, bukannya bale kita,” tutur Rano.
Rano berharap kegiatan tersebut terus dikembangkan, terlebih Jakarta memasuki usia 500 tahun pada 2027.
Lebih lanjut, politikus PDIP itu mengatakan, Pemprov DKI berencana menyiapkan kalender kegiatan dalam menyambut peringatan tersebut.
“Minimal kalender kegiatan tahun depan itu sudah kita buat apa saja yang akan kita lakukan di Jakarta ini,” tandasnya.






