JAKARTA, Probusmedia — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap rencana pengembangan moda transportasi udara di Jakarta.
Pengembangan transportasi udara tersebut disiapkan sebagai bentuk mengantisipasi kebutuhan mobilitas masyarakat dalam jangka menengah dan panjang.
Pramono menyebut jumlah penduduk di kawasan Jakarta saat ini berkisar 11 juta penduduk, sedangkan untuk megapolitan Jakarta mencapai sekitar 42 juta jiwa.
“Ini adalah antisipasi untuk jangka menengah panjang. Karena nggak mungkin Jakarta itu sebagai kota metropolitan, Jakarta sendiri penduduknya 11 juta, dengan megapolitan menjadi 42 juta, tanpa kemudian memiliki transportasi udara,,” kata Pramono, Senin (5/10/2026).
Namun, Pramono belum menjelaskan secara rinci bentuk fasilitas transportasi udara yang akan digunakan.
Menurut dia, Pemerintah Provinsi DKI masih menyiapkan tahapan awal sebelum rencana tersebut diumumkan kepada publik.
“Nanti pada saatnya kami akan umumkan mengenai fasilitas apa saja yang akan digunakan,” ujarnya.
Menurut Pramono, tahap awal yang dilakukan Pemprov DKI adalah menyelesaikan penambahan modal di perusahaan terkait.
“Yang sekarang dalam tahap awal yang kita lakukan adalah menyelesaikan penambahan modal di dalam perusahaan. Supaya itu segera terselesaikan,” pungkasnya.





