JAKARTA, Probusmedia — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan realisasi investasi di Jakarta mencapai Rp173,6 triliun pada semester pertama 2026. Menurutnya, angka tersebut menjadi yang tertinggi di Indonesia.
Ia menyampaikan hal tersebut pada saat mengunjungi Mal Pelayanan Publik di Dinas Pelayanan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026).
“Semester pertama, investasi di Jakarta tahun 2026 ini Rp173,6 triliun, tertinggi di Indonesia,” kata Pramono.
Pramono mengatakan capaian investasi tersebut terdiri atas penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp106,5 triliun dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp67,1 triliun.
Ia menilai hal tersebut menunjukkan kepercayaan pelaku usaha terhadap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kepercayaan itu, kata dia, turut didukung pelayanan terpadu dan keterbukaan dalam proses perizinan.
“Dengan pelayanan terpadu satu pintu, keterbukaan, dan sebagainya membuat masyarakat atau pelaku dunia usaha memberikan trust atau kepercayaan kepada Pemerintah DKI Jakarta,” ujarnya.
Dengan begitu, Pramono meminta Kepala DPMPTSP, Heru Hermawanto menyempurnakan pelayanan investasi dan perizinan. Menurutnya, penyempurnaan tersebut dinilai penting agar proses pengurusan izin semakin terintegrasi.
Selain itu, Pramono menegaskan DPMPTSP DKI Jakarta saat ini mengintegrasikan layanan dengan sekitar 20 kementerian dan lembaga pemerintah pusat serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.




