JAKARTA, Probusmedia — Presiden Prabowo Subianto melantik Sekjen Partai Golkar Muhamad Sarmuji sebagai menteri perindustrian (menperin) menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita pada Kamis (1/10/2026).
Sebelum dilantik menjadi pembantu presiden, Sarmuji tercatat sebagai anggota DPR periode 2024-2029.
Saat menjadi anggota legislatif, sekjen Partai Golkar itu melaporkan total harta kekayaannya sebesar Rp14,93 miliar untuk periode 2025.
Data tersebut tercantum dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang disampaikan Sarmuji kepada KPK pada 3 April 2026 dengan status verifikasi administratif lengkap.
Dalam dokumen LHKPN, Sarmuji tercatat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar dengan nomor induk kependudukan (NHK) 207169.
Laporan itu memuat sejumlah aset berupa tanah dan bangunan, kendaraan, harta bergerak, surat berharga, serta kas.
Pada kategori tanah dan bangunan, Sarmuji melaporkan aset senilai Rp10,46 miliar. Aset tersebut terdiri atas sejumlah tanah dan bangunan yang tersebar di Surabaya, Sidoarjo, Jakarta Selatan, dan Kediri.
Perinciannya antara lain tanah seluas 364 meter persegi di Surabaya senilai Rp725,21 juta serta tanah seluas 27.530 meter persegi di Surabaya senilai Rp5,89 miliar.
Ia juga mencatat tanah seluas 120 meter persegi di Sidoarjo senilai Rp102,72 juta.
Selain itu, terdapat tanah dan bangunan seluas 163/263 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp1,848 miliar.
Kemudian tanah dan bangunan seluas 172/120 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp1,097 miliar serta tanah dan bangunan seluas 1.000/1.000 meter persegi di Kediri senilai Rp797,5 juta.
Sarmuji juga melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin dengan nilai keseluruhan Rp6,20 miliar.
Aset tersebut mencakup sepeda motor Honda Beat tahun 2015, Toyota Innova Minibus tahun 2018, Toyota Minibus tahun 2021, Honda Minibus tahun 2022, serta kapal laut/perahu.
Dari daftar tersebut, aset dengan nilai terbesar adalah kapal laut/perahu jenis Jeanita Kapal SPOB tahun 2017 yang dilaporkan memiliki nilai Rp5,568 miliar.
Sementara Toyota Innova Minibus 2018 tercatat senilai Rp72,25 juta, Toyota Minibus 2021 Rp252,38 juta, dan Honda Minibus 2022 Rp309,18 juta.
Di luar tanah, bangunan, dan kendaraan, Sarmuji mencatat harta bergerak lainnya Rp139,645 juta.
Ia juga melaporkan surat berharga senilai Rp537,331 juta serta kas dan setara kas sebesar Rp3,240 miliar.
Jika seluruh aset tersebut dijumlahkan, total harta yang dilaporkan sebelum dikurangi utang mencapai Rp20,584 miliar.
Setelah dikurangi utang sebesar Rp5,652 miliar, total harta kekayaan bersih Sarmuji tercatat Rp14,931 miliar.
Sebelumnya, LHKPN Sarmuji untuk periode 2023 yang diberitakan pada 2025 tercatat sebesar Rp13,437 miliar.