JAKARTA, Probusmedia — Presiden Prabowo Subianto kembali mengutak-atik susunan Kabinet Merah Putih.
Dalam reshuffle kabinet yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2026), terdapat tiga menteri yang dicopot Prabowo dan tidak lagi mendapat posisi dalam pemerintahan.
Reshuffle kabinet yang ketujuh tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis, mulai dari menteri koordinator, menteri, hingga pejabat setingkat menteri dan pimpinan lembaga.
Dari sejumlah pejabat yang berganti, tiga nama yang tak lagi masuk dalam susunan kabinet adalah Pratikno, Djamari Chaniago, dan Agus Gumiwang Kartasasmita.
- Pratikno
Pratikno menjadi salah satu nama yang tersingkir dari Kabinet Merah Putih setelah posisi menteri koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan (menko PMK) yang sebelumnya ditempatinya beralih kepada Sugiono.
Pratikno sebelumnya dipercaya Prabowo untuk memimpin Kemenko PMK sejak awal pembentukan Kabinet Merah Putih pada Oktober 2024.
Sebelum masuk kabinet Prabowo, Pratikno dikenal sebagai salah satu pejabat penting pada pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Dia menjabat menteri sekretaris negara selama dua periode pemerintahan Jokowi, yakni sejak 2014 hingga 2024, sebelum kemudian berpindah menjadi menko PMK.
- Djamari Chaniago
Djamari Chaniago juga tidak lagi menduduki posisi menko polkam setelah Prabowo menunjuk Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sebagai penggantinya.
Djamari sebelumnya dilantik menjadi menko polkam pada 17 September 2025 untuk menggantikan Budi Gunawan.
Masa jabatan Djamari sebagai menko polkam berlangsung sekitar satu tahun sebelum kembali berganti dalam reshuffle 1 Oktober 2026.
Sebelum masuk pemerintahan, Djamari merupakan purnawirawan TNI dengan pengalaman panjang di lingkungan TNI Angkatan Darat, termasuk pernah menjabat Pangkostrad dan Kepala Staf TNI AD.
- Agus Gumiwang Kartasasmita
Nama berikutnya yang keluar dari kabinet adalah Agus Gumiwang Kartasasmita atau AGK.
Posisi Menteri Perindustrian yang sebelumnya dipegang Agus kini ditempati Muhammad Sarmuji, yang juga merupakan politikus Partai Golkar.
Agus memiliki pengalaman panjang di pemerintahan karena pernah menjadi menteri sosial (mensos) pada 2018 dan kemudian dipercaya sebagai menteri perindustrian (menperin) sejak 2019.
Dia kembali menempati posisi menperin ketika Prabowo membentuk Kabinet Merah Putih pada Oktober 2024 hingga akhirnya digantikan Sarmuji dalam reshuffle kali ini.
Selain pengalaman di pemerintahan, Agus juga pernah menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas ketua umum Partai Golkar pada 2024 setelah Airlangga Hartarto mengundurkan diri dari posisi tersebut.
Sementara itu, penggantinya di Kementerian Perindustrian, Sarmuji, sebelumnya menjabat sekretaris jenderal (sekjen) DPP Partai Golkar.







