JAKARTA, Probusmedia — Anggota Komisi III DPR M Nasir Djamil meminta masyarakat mendukung pemberantasan ladang ganja di Aceh karena lokasi penanaman kerap berdekatan dengan permukiman warga.
Menurut dia, keterlibatan masyarakat diperlukan untuk membantu aparat penegak hukum menjangkau lokasi penanaman dan memberantas peredaran narkotika.
“Bahkan areal permukiman masyarakat kadang menjadi lintasan bagi peladang ganja menuju lokasi penanaman,” kata Nasir Djamil saat dihubungi, Selasa (28/10/2026).
Politikus PKS itu mengatakan, pemerintah pusat dan daerah harus konsisten menjalankan upaya pemberantasan narkotika untuk melindungi generasi muda dan masyarakat Aceh.
Ia menilai upaya tersebut perlu didukung sumber daya manusia yang andal, anggaran memadai, serta perlindungan bagi aparat penegak hukum.
“Konsistensi tersebut harus diikuti dengan mengalokasikan sumber daya manusia yang handal, anggaran yang memadai dan perlindungan terhadap aparat penegak hukum,” katanya.
Selain itu, Nasir menekankan perlunya peningkatan sarana dan prasarana serta penyusunan regulasi yang adil dan bermanfaat bagi negara maupun masyarakat.
Sebab, dukungan tersebut diperlukan untuk memperkuat pemberantasan narkotika di Aceh.
Nasir juga mengingatkan penggunaan ganja dapat mengganggu daya ingat jangka pendek, konsentrasi, kemampuan belajar, dan koordinasi motorik tubuh.
Karena itu, ia mendukung upaya Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam memberantas narkotika di Aceh.
“Saya juga mengajak semua pihak mulai dari keluarga, pemerintahan gampong serta semua komponen masyarakat di berbagai tingkatan untuk bersama-sama dengan aparat kepolisian memberantas peredaran narkoba di Aceh,” katanya.







