JAKARTA, Probusmedia — Irfan Kamil kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum) periode 2026–2028 dalam Kongres III Iwakum di Jakarta, Jumat (28/8/2026) malam.
Keputusan aklmasi tersebut dibacakan oleh Hedi selaku presidium I sidang Kongres setelah seluruh peserta menyepakati Kamil sebagai Ketua Umum Iwakum untuk dua tahun mendatang.
“Dengan mempertimbangkan hasil persidangan dan kesepakatan seluruh peserta Kongres III Iwakum, saudara Irfan Kamil ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Umum Ikatan Wartawan Hukum periode 2026–2028,” ujar Hedi saat membacakan penetapan.
Hedi menyebut, keputusan tersebut berlaku sejak ditetapkan dan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan AD/ART serta keputusan Kongres Iwakum.
“Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan. Ketua umum terpilih selanjutnya diberikan mandat untuk menyusun kepengurusan Iwakum periode 2026–2028,” ucap Hedi.
Setelah ditetapkan, Kamil turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Iwakum yang kembali mempercayai dirinya menjabat sebagai ketua umum.
Kamil menegaskan bahwa amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk memperkuat organisasi dan memberikan manfaat lebih besar bagi para wartawan, khususnya yang melakukan peliputan di bidang hukum.
“Terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada saya. Amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab untuk menjaga soliditas, meningkatkan profesionalisme, serta memastikan Iwakum hadir dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya,” ucap Kamil.
Pada periode kepengurusan 2026–2028, Kamil akan memprioritaskan konsolidasi organisasi dan penataan administrasi keanggotaan. Iwakum juga akan memperbanyak kegiatan peningkatan kapasitas melalui pelatihan jurnalistik hukum, diskusi, dan kelas hukum bagi para anggota.
Program kerja lainnya mencakup penguatan advokasi dan bantuan hukum bagi anggota, perluasan kerja sama kelembagaan dengan tetap menjaga independensi organisasi, pengembangan kanal komunikasi dan publikasi resmi, serta evaluasi program dan penyampaian laporan pertanggungjawaban secara berkala.
“Tidak ada organisasi yang dapat dibangun oleh satu orang. Iwakum membutuhkan kebersamaan, kerja nyata, dan komitmen seluruh anggota. Setelah kongres selesai, tidak ada lagi sekat atau perbedaan pilihan. Kita kembali bersatu untuk membesarkan Iwakum,” kata Kamil.
Kongres III Iwakum mengusung tema “Bersatu, Berkarya, Berdaya”. Selain memilih Ketua Umum periode 2026–2028, kongres juga membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2024–2026 serta penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Iwakum.






