JAKARTA, Probusmedia — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons terkait kondisi cuaca saat penyelenggaraan Jakarta Running Festival (JRF) 2026 yang berlangsung pada Minggu (25/10/2026).
Pramono mengatakan, indeks kualitas udara (air cushion) saat gelaran acara JRF dimulai sekitar 65 hingga 66. Sementara itu, ketika pada saat kegiatan kategori lomba lari 10 kilometer, angka tersebut berada di kisaran 81.
“Yang paling saya senang adalah ketika start tadi waktu full marathon, ini apa, air cushion kita itu 66, 65, 66. Kemudian waktu mulai yang 10 km tadi sekitar 81,” kata Pramono di kawasan Gelora Bung Karno.
Ia menilai upaya mengawal kondisi cuaca perlu dilakukan secara maksimal.
Meski begitu, Pramono tidak secara tegas mengaitkan hal tersebut dengan keberhasilan Pemerintah Provinsi DKI dalam menggiatkan operasi modifikasi cuaca (OMC).
Menurut dia, keberhasilan Jakarta dalam menjaga kondisi cuaca tetap sejuk selama kegiatan berlangsung merupakan kehendak Tuhan.
“Ya keberhasilan..enggak tahu lah, Gusti Allah, Gusti Allah,” ujarnya.
Pramono sebelumnya mengatakan dirinya menikmati lomba lari 10 kilometer dalam JRF 2026.
Ia mencatat waktu 1 jam 49 menit untuk menyelesaikan lomba tersebut. Namun, hal itu belum mampu melampaui rekor pribadinya yang mencapai 1 jam 32 menit pada ajang JRF sebelumnya.







