JAKARTA, Probusmedia — Pemerintah Provinsi DKI menyalurkan bantuan pendidikan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus kepada 700 ribu peserta didik dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) berjumlah 15.800 mahasiswa pada Tahap II 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan kedua program tersebut ditujukan bagi masyarakat dari keluarga berpenghasilan rendah agar dapat melanjutkan pendidikan.
“Komitmen ini kami dukung melalui program-program unggulan, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, yaitu bantuan keuangan bagi siswa dari keluarga berpenghasilan rendah, dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU),” ujar Pramono, Selasa (13/10/2026).
Pramono menegaskan, pendidikan tetap menjadi prioritas utama Pemprov DKI Jakarta, meskipun terdapat pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH).
Selain bantuan biaya pendidikan, lanjut Pramono, pemprov juga menjalankan program Sekolah Swasta Gratis yang mencakup 103 sekolah. Program tersebut ditujukan untuk memperluas akses masyarakat dalam memperoleh pendidikan.
Pemprov DKI Jakarta akan mempersiapkan Beasiswa Jakarta Unggul yang diproyeksikan berjalan pada 2027.
“Di samping itu, kami juga secara aktif mempersiapkan Beasiswa Jakarta Unggul di Tahun 2027, untuk melahirkan generasi unggul yang siap membawa Jakarta bersaing di kancah internasional,” tuturnya.






