JAKARTA, Probusmedia — Pengunjung program Namu Balai Kota, Lia (61), mengusulkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan air minum bagi warga yang mengikuti kegiatan tersebut.
Lia yang merupakan warga Tebet, Jakarta Selatan, menyampaikan usulan itu setelah mengikuti sejumlah kegiatan dalam program Namu Balai Kota.
“Kalau bisa pengunjung yang datang itu, misalnya dikasih air, setidaknya-setidaknya. Jadi kan enggak semuanya (pengunjung) datang bawa air minum,” kata Lia saat diwawancarai oleh Probusmedia, Sabtu (17/10/2026).
Dia menegaskan, pemprov perlu memfasilitasi warga dengan logistik air minum. Menurutnya, penyediaan air minum dapat memenuhi kebutuhan pengunjung selama mengikuti program tersebut.
“Iya, air minum aja. Kalau makan sih enggak usah,” ujarnya.
Selain itu, Lia mengapresiasi proses registrasi mengikuti program Namu Balaikota relatif mudah karena melalui aplikasi Jakarta Kini (Jaki).
Lia juga menyebut bahwa pengunjung dapat memilih tanggal kunjungan berdasarkan jadwal yang tersedia.
“Di situ tercantum hari apa atau tanggal berapa yang masih ada. Ya, sudah, kita pilih saja yang masih ada dan kitanya tidak repot,” ungkapnya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno atau akrab disapa Bang Doel meresmikan program Namu Balai Kota atau City Hall Experience di Balai Kota.
Doel mengatakan, program tersebut merupakan upaya Pemerintah Pronvinsi DKI agar masyarakat mengenal sejarah Ibu Kota.
Melalui program itu, warga bisa mengunjungi sejumlah ruang kerja dan fasilitas milik Pemprov DKI.
“Balai Kota ini bukan hanya balai kita, melainkan balainya masyarakat. Kita ingin membuka pintu agar warga Jakarta bisa melihat dan mengenal lebih dekat apa saja yang sudah dilakukan pemerintah,” kata Wagub Rano.






