JAKARTA, Probusmedia — Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menginstruksikan seluruh jajaran dan pihak terkait memprioritaskan pencarian, evakuasi, serta pendataan penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa.
“Prioritas kami saat ini adalah mencari dan menyelamatkan sebanyak mungkin penumpang beserta awak kapal KMP Virgo Transport 8,” kata Dudy dalam keterangan yang diterima Senin (14/9/2026).
Dudy menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan tersebut dan mendoakan para korban yang meninggal dunia.
Dia juga berharap para korban selamat segera pulih setelah mendapatkan penanganan dari seluruh pihak terkait.
“Atas nama Pemerintah, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas tragedi ini. Bagi korban yang meninggal dunia, semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” jelasnya.
“Kepada korban selamat, saya berharap dapat segera pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala,” sambungnya.
136 Penumpang Masih Dicari
Dudy mengatakan, penumpang yang telah ditemukan harus segera mendapatkan pertolongan semaksimal mungkin.
Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, Kapal Virgo Transport 8 yang dinakhodai Arief Yunianto bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada 12 September 2026 pukul 06.52 WIB menuju Pelabuhan Banjarmasin.
Kapal tersebut mengangkut 243 orang berdasarkan data manifest.
“Hingga sore hari ini, Basarnas berhasil mengevakuasi 107 korban selamat dan 6 korban meninggal dunia. Sebanyak 136 penumpang masih dalam proses pencarian,” kata Dudy.
Penyebab Kecelakaan Diserahkan kepada KNKT
Terkait penyebab kecelakaan, Dudy menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Dia meminta seluruh pihak bersabar dan memberikan kesempatan kepada KNKT melakukan investigasi secara profesional, independen, dan berbasis fakta.
“Kami tidak ingin mendahului investigasi KNKT. Yang terpenting, semoga penyebab kecelakaan ini dapat diketahui secara jelas dan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan pelayaran di kemudian hari,” tutur Dudy.
Dudy juga menyampaikan apresiasi kepada Basarnas, TNI dan Polri, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, tenaga kesehatan, operator kapal, serta seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan.
Kementerian Perhubungan, kata dia, telah membuka Posko Terpadu di Pelabuhan Trisakti untuk mempermudah koordinasi, proses penyelamatan, dan pendataan korban.
“Terima kasih kepada Pelindo yang telah membantu menyiapkan Posko Terpadu ini. Saya berharap seluruh proses dapat berjalan dengan lancar dan bagi masyarakat yang merasa kehilangan keluarga, diharapkan segera melaporkan informasi tersebut kepada petugas posko,” kata Dudy.







