Penulis
Fadel PrayogaJAKARTA, Probusmedia — Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda menyebut pembentukan Panitia Kerja (Panja) KM Virgo menjadi salah satu opsi yang tengah dibahas untuk mendalami persoalan keselamatan transportasi laut.
Panja tersebut nantinya dapat mengkaji secara lebih mendalam sistem transportasi publik laut, termasuk kelayakan operator kapal yang beroperasi.
Syaiful mengatakan komunikasi terkait rencana pembentukan Panja sudah dilakukan di internal pimpinan Komisi V DPR RI.
“Iya, sudah ada komunikasi dari sesama pimpinan. Kita perlu mengetahui lebih dalam dan secara detail terkait sistem transportasi publik laut kita, dan salah satu pilihan yang sedang dibahas adalah pembentukan Panja,” kata Syaiful saat dihubungi, Rabu (16/9/2026).
Menurut dia, Panja nantinya memiliki sedikitnya dua agenda utama, salah satunya berkaitan dengan mitigasi dan pemeriksaan terhadap operator kapal.
“Pertama, melakukan mitigasi, termasuk mengaudit kelayakan operator kapal-kapal yang beroperasi,” ujarnya.
Komisi V juga akan mendalami informasi mengenai peruntukan KM Virgo Transport 8, termasuk dugaan kapal tersebut hanya digunakan untuk perjalanan jarak dekat.
Hal itu dinilai penting untuk mengetahui apakah terdapat persoalan dalam aspek operasional kapal saat insiden terjadi.
Politikus PKB itu menyatakan informasi tersebut akan menjadi bagian dari materi yang dibahas apabila Panja KM Virgo dibentuk.
“Itu termasuk pertanyaan yang nantinya akan menjadi bahan di dalam Panja. Jadi, itu menjadi bagian dari hal-hal yang akan kita dalami,” katanya.
Selain mengevaluasi operator kapal, Panja juga diarahkan untuk mendorong pembaruan sistem transportasi publik laut secara menyeluruh.
“Kemudian yang kedua, tentu kita ingin Panja ini bekerja untuk memastikan adanya rekomendasi yang bersifat evaluasi dan pembaruan terhadap sistem transportasi publik kita,” ujar Syaiful.
Perbaikan tersebut, kata dia, tidak hanya menyasar perusahaan operator kapal, tetapi juga internal pemerintah yang menangani sektor transportasi laut.
“Artinya, perbaikan dilakukan secara menyeluruh, baik terhadap para operator maupun internal kementerian, khususnya Kementerian Perhubungan,” katanya.
Meski demikian, pembentukan Panja KM Virgo belum ditetapkan karena Komisi V masih berkonsentrasi pada pembahasan anggaran.
Syaiful menyebut pihaknya berencana memanggil perwakilan KNR Group pada pekan depan sambil menunggu hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
“Kebetulan saat ini kita masih berjalan dalam pembahasan anggaran. Jadi, mungkin kita akan mulai pada minggu depan dengan memanggil teman-teman dari KNR Group, sambil menunggu hasil investigasi dari KNKT,” ujar Syaiful.
Dia menambahkan, keputusan mengenai pembentukan Panja akan melihat perkembangan pembahasan dan hasil investigasi yang berjalan.
“Setelah itu, kita lihat perkembangannya. Bisa saja menjadi opsi untuk membentuk Panja atau menunggu momentum lain, nanti kita lihat,” katanya.
Di sisi lain, tim SAR gabungan terus memperkuat pencarian KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa dengan mengerahkan armada udara milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana