Penulis
Fadel Prayoga
Editor
Irfan KamilJAKARTA, Probusmedia — Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan dari jenjang SD hingga perguruan tinggi negeri (PTN) mendapat dukungan DPR. Namun, DPR meminta skema pendidikan gratis itu agar tidak sekadar menjadi wacana.
Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani mendesak pemerintah segera menunjukkan formula yang jelas agar kebijakan kuliah gratis dapat diterapkan tanpa menimbulkan ketimpangan dengan perguruan tinggi swasta (PTS).
“Kami menyambut dengan baik. Komisi X meminta kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, untuk segera membuat formula, kemudian kita diskusikan,”
kata Lalu di Jakarta, Senin (22/9/2026).
Menurut Lalu, pemerintah dan DPR perlu membahas secara rinci mekanisme pendidikan gratis di PTN sebelum kebijakan tersebut diterapkan.
Formula yang disusun harus memastikan kebijakan itu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan PTS.
Salah satu skema yang dapat dipertimbangkan adalah mengalihkan peruntukan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dari PTN ke PTS apabila biaya pendidikan di PTN nantinya benar-benar digratiskan.
Dengan skema tersebut, mahasiswa PTS tetap memiliki akses terhadap dukungan pembiayaan pendidikan dari pemerintah.
“Jangan sampai pendidikan tinggi digratiskan untuk PTN, kemudian PTS menjadi terbengkalai, jadi harus ada skema,” katanya.
Politikus PKB itu meminta pemerintah memperhitungkan jumlah mahasiswa dan biaya operasional PTS dalam menyusun formula tersebut.
Menurut dia, kebijakan kuliah gratis harus dirancang agar tidak menciptakan kesenjangan baru antara PTN dan PTS.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia.
Dalam sambutannya, Prabowo menyatakan akan segera menggelar rapat terbatas untuk membahas upaya mewujudkan pendidikan gratis pada satuan pendidikan negeri. Ia menegaskan akses pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri harus dapat dijangkau secara luas oleh anak-anak Indonesia.
“Saya sangat setuju. Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” ucap Prabowo.