JAKARTA, Probusmedia — Pelaksana Tugas Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ahmad Pajar menilai Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses mengamankan gelaran MotoGP Mandalika 2026 pada 9-11 Oktober.
Pasalnya, dia mengatakan pengaturan lalu lintas dan pergerakan pengunjung di kawasan sirkuit tetap berjalan lancar di tengah 157.875 penonton.
“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan pengamanan yang luar biasa dari Pak Kapolda dan jajarannya, di mana semuanya berjalan lancar, aman, tanpa hambatan apa pun. Kalaupun ada, masalah kecil-kecil,” kata Ahmad Pajar Senin (12/10/2026).
Jumlah penonton tahun ini melampaui perkiraan awal ITDC sebanyak 145.000 orang. Angka tersebut juga meningkat dibandingkan penyelenggaraan tahun lalu yang dihadiri sekitar 140.000 penonton.
Ahmad mengatakan, peningkatan jumlah pengunjung tidak diikuti persoalan lalu lintas dan kerumunan sebesar yang dikhawatirkan.
Dia menilai pengelolaan penonton tahun ini lebih tertib dibandingkan penyelenggaraan MotoGP Mandalika pada 2022.
Saat itu, kemacetan membuat perjalanan kaki dari kawasan sirkuit menuju Masjid Nurul Bilad terasa sangat panjang.
“Tapi ternyata ini dari tahun ke tahun dan luar biasa untuk tahun ini penontonnya lebih banyak, tapi crowd management-nya jauh lebih baik dan lebih rapi,” ujarnya.
Chairman MotoGP Troy Reza Waroka juga menilai kekhawatiran terhadap lonjakan kendaraan selama penyelenggaraan tahun ini tidak berujung pada kemacetan besar.
Menurut dia, arus pengunjung tetap bergerak dan situasi keamanan relatif terkendali, dengan kejadian kriminal yang sangat minim.
“Alhamdulillah tidak terjadi, semua tertata, semua bisa bergerak. Terus kemudian juga yang paling penting relatif aman, tidak ada hal-hal yang membahayakan, itu sudah menjadi sebuah prestasi,” kata Troy.
Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Kalingga Rendra Raharja mengatakan, pengamanan MotoGP Mandalika melibatkan Polda NTB, TNI, pemerintah daerah, pengelola sirkuit, serta dukungan masyarakat.
Dia berharap kelancaran penyelenggaraan tahun ini berdampak positif terhadap pariwisata NTB dan memperkuat kepercayaan terhadap Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional.
“Keberhasilan dan kelancaran ajang internasional ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi bersama seluruh stakeholder terkait serta dukungan penuh dari masyarakat,” ujar Kalingga.






