JAKARTA, Probusmedia — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan sebanyak 44 puskesmas, 31 rumah sakit, dan 292 puskesmas pembantu di Jakarta telah menyediakan layanan ramah disabilitas.
Penyediaan fasilitas kesehatan tersebut, kata Pramono, merupakan langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.
“Di Jakarta ini ada 44 puskesmas, 31 rumah sakit, 292 pembantu puskesmas yang semuanya sekarang sudah ramah disabilitas,”
kata Pramono dikutip Minggu (11/10/2026).
Selain fasilitas kesehatan, Pemprov DKI juga memiliki program Pasukan Putih yang sejumlah 584 personel. Pemprov menugaskan mereka dalam memberikan pelayanan kepada kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.
Kelompok tersebut di antaranya lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak berkebutuhan khusus.
“Jumlahnya adalah 584 Pasukan Putih, yang tugasnya adalah keluar masuk dari kampung ke kampung memberikan pelayanan secara khusus kepada tiga substansi utama, yang pertama adalah lansia, yang kedua adalah disabilitas, yang ketiga adalah kepada anak-anak yang berkebutuhan khusus,” ujarnya.
Pramono menekankan program terhadap penyandang disabilitas tidak hanya dilakukan melalui layanan kesehatan, tetapi juga pendidikan dan transportasi publik.







