JAKARTA, Probusmedia — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka peluang pelajar masuk dalam penerima Kartu Layanan Gratis (KLG) transportasi umum di Jakarta.
Usulan tersebut sebelumnya disampaikan DPRD DKI Jakarta untuk memperluas akses perjalanan gratis bagi siswa, terutama mereka yang belum terjangkau layanan bus sekolah.
Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan mengkaji lebih mendalam usulan tersebut sebelum mengambil keputusan.
Menurutnya, pelajar pada dasarnya sudah termasuk dalam kelompok masyarakat yang mendapatkan layanan transportasi gratis, tetapi ketentuan teknisnya masih perlu diperjelas.
“Mengenai pelajar, nanti kami dalami dan kami segera putuskan. Karena bagaimanapun yang pelajar sebenarnya termasuk transportasi yang digratiskan 15 golongan,”
Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat merespons usulan Komisi B DPRD DKI Jakarta agar pelajar dimasukkan secara khusus sebagai penerima KLG transportasi umum.
Pemprov DKI Jakarta selanjutnya akan mengatur ketentuan tersebut melalui peraturan gubernur apabila kebijakan itu diputuskan untuk diterapkan.
“Tetapi memang detailnya perlu kita atur lebih lanjut di dalam pergub untuk itu,” ujarnya.
Sebelumnya, Komisi B DPRD DKI Jakarta mengusulkan pelajar menjadi salah satu kelompok penerima KLG transportasi umum.
Kebijakan tersebut dinilai dapat memperluas akses transportasi gratis sekaligus menjadi pilihan bagi siswa yang belum mendapatkan layanan bus sekolah.
Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harvian Paloh mengatakan pemberian akses transportasi umum gratis bagi pelajar dapat membantu mobilitas siswa saat berangkat maupun pulang sekolah.
Ia menilai kebijakan tersebut juga dapat mendorong pemanfaatan layanan transportasi umum yang sudah tersedia di Jakarta.
“Kenapa enggak, artinya pelajar itu diberikan KLG, Kartu Layanan Gratis? Saya kira ini alangkah bagusnya ke depan untuk memaksimalkan transportasi yang ada di DKI Jakarta,” ujar Nova, Rabu (9/9).
Nova menyebut pelajar saat ini belum secara khusus masuk dalam 15 kelompok masyarakat yang memperoleh layanan transportasi gratis melalui program KLG.
Padahal, sejumlah sekolah berada di sekitar halte dan jalur Transjakarta sehingga akses transportasi umum dinilai cukup memungkinkan bagi para siswa.
Menurut Nova, memasukkan pelajar sebagai penerima KLG dapat menjadi salah satu cara meningkatkan penggunaan transportasi umum di kalangan siswa.
Usulan tersebut juga diharapkan dapat membantu mengurangi ketergantungan pelajar terhadap kendaraan pribadi untuk perjalanan ke sekolah.





