JAKARTA, Probusmedia — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembangunan lanjutan LRT Jakarta rute Manggarai-Dukuh Atas dimulai awal 2027.
Menurutnya, pembangunan lanjutan LRT Jakarta membutuhkan anggaran sebesar Rp2,7 triliun.
Penulis
Alfredo SitompulEditor
Ponco SulaksonoJAKARTA, Probusmedia — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembangunan lanjutan LRT Jakarta rute Manggarai-Dukuh Atas dimulai awal 2027.
Menurutnya, pembangunan lanjutan LRT Jakarta membutuhkan anggaran sebesar Rp2,7 triliun.
“Untuk dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas, Rp2,7 triliun yang kita akan mulai di tahun 2027 awal ini,” kata Pramono saat peresmian LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai, Rabu (16/9/2026).
Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan lanjutan LRT Jakarta. Hal itu telah dikonfirmasi kepada Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Iwan Takwin.
Meski demikian, ia tetap menyiapkan berbagai alternatif pembiayaan untuk penyelesaian keseluruhan LRT Jakarta. Pramono menyebut alternatifnya dapat berupa obligasi, APBD, hingga Danantara
“Jadi saya sebagai gubernur, sebagai pemimpin Jakarta tentunya harus punya berbagai alternatif pembiayaan untuk penyelesaian LRT di Jakarta ini,” katanya.
“Jadi intinya bisa dari obligasi, bisa dari APBD, bisa juga dari Danantara,” lanjutnya.
Selain itu, menindaklanjuti atensi Presiden Prabowo. Ia akan melanjutkan pembangunan LRT Jakarta hinga ke Jakarta International Stadium (JIS). Kemudian, dari Velodrome direncanakan terhubung ke layanan kereta cepat Whoosh Halim.
“Dan kalau itu sudah terkoneksi sebenarnya LRT Jakarta di bagian tengahnya sudah terhubung dari utara, timur, selatan, kemudian sampai dengan pusat,” ujarnya.
Di sisi lain, untuk wilayah Jakarta Barat Pramono akan melakukan pengembangan lanjutan melalui jalur barat ke timur menggunakan MRT.
Ia berharap pengembangan MRT di Jakarta Barat dapat mulai dilakukan Prabowo pada tahun ini.
“Dan prinsipnya melanjutkan apa yang sudah diatur di dalam MRT dari utara ke selatan,” tuturnya.