Penulis
Alfredo Sitompul
Editor
Irfan KamilJAKARTA, Probusmedia — Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saling melontarkan pujian saat peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai, Rabu (16/9/2026).
Momen tersebut terjadi ketika Prabowo menyampaikan sambutan dalam acara peresmian LRT Jakarta. Prabowo mengapresiasi kinerja pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan transportasi publik di ibu kota.
Prabowo bahkan memberikan pujian khusus kepada Pramono yang hadir dalam acara tersebut. Dalam kesempatan tersebut, ia menyebut Gubernur DKI itu hebat dalam membangun ibu kota meskipun tidak satu partai.
“Hebat, meskipun bukan dari partai saya,”
kata Prabowo.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo ketika berbicara mengenai kerja sama pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta dalam pembangunan Jakarta.
Menurut Prabowo, perbedaan latar belakang politik tidak seharusnya menjadi penghalang bagi pemerintah untuk bekerja sama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita datang dari partai yang berbeda, kita bersaing dalam pemilihan umum, tapi kita bisa bekerja sama, kita bisa saling menghormati, karena kita sadar di dalam hati sanubari kita, bahwa kita dipilih oleh rakyat,” ujar Prabowo.
Prabowo juga menyinggung pentingnya pembangunan transportasi massal untuk Jakarta. Menurut dia, transportasi publik merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat di kota dengan mobilitas tinggi.
Dia menilai keberadaan LRT Jakarta menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk membangun sistem transportasi yang lebih terintegrasi.
“Kita ingin Jakarta menjadi kota yang semakin nyaman, semakin tertata, dan semakin modern,” ujarnya.
Dalam momen yang sama, Pramono dalam sambutannya turut menyampaikan apresiasi kepada Prabowo. Dia berterima kasih kepada Presiden yang hadir langsung untuk meresmikan LRT Jakarta rute Kelapa Manggarai-Kelapa Gading.
Pramono mengatakan kehadiran Prabowo dalam peresmian tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan transportasi publik di Jakarta.
“Kami menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Bapak Presiden, Bapak Prabowo Subianto, yang berkenan untuk meresmikan LRT Manggarai–Kelapa Gading,”
kata Pramono.
Dalam kesempatan itu, Pramono juga menyampaikan apresiasi terhadap sinergi antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta.
“Kami ingin terus membangun Jakarta bersama-sama, karena Jakarta bukan hanya milik warga Jakarta, tetapi juga bagian penting dari Indonesia,” katanya.
Pembangunan LRT Jakarta Manggarai-Dukuh Atas
Pramono Anung memastikan pembangunan lanjutan LRT Jakarta rute Manggarai-Dukuh Atas dimulai awal 2027. Menurutnya, pembangunan lanjutan LRT Jakarta membutuhkan anggaran sebesar Rp2,7 triliun.
“Untuk dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas, Rp2,7 triliun yang kita akan mulai di tahun 2027 awal ini,” kata Pramono.
Selain itu, menindaklanjuti atensi Presiden Prabowo. Ia akan melanjutkan pembangunan LRT Jakarta hinga Jakarta International Stadium (JIS). Kemudian, dari Velodrome direncanakan terhubung ke layanan kereta cepat Whoosh Halim.
“Dan kalau itu sudah terkoneksi sebenarnya LRT Jakarta di bagian tengahnya sudah terhubung dari utara, timur, selatan, kemudian sampai dengan pusat,” ujarnya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan LRT Jakarta rute Manggarai hingga Kelapa Gading dapat digunakan dengan membayar Rp8 selama delapan hari.
“Jadi kita akan menggratiskan selama 8 hari mulai hari ini, dan hanya dikenakan Rp8 selama 8 hari,” kata Pramono kepada wartawan.
Setelah masa tarif khusus tersebut berakhir, Pemprov DKI menetapkan harga sementara sebesar Rp5.000 dengan skema tarif flat.
Pramono mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan memfinalisasi besaran tarif LRT pada Oktober mendatang.
“Setelah itu tarif yang kita kenakan masih flat 5.000, dan nantinya akan kami putuskan pada bulan Oktober berapa tarif,” ujarnya.
Pertumbuhan Investasi pada era Prabowo
Pramono menyebut pertumbuhan investasi di Jakarta mengalami peningkatan selama dua tahun terakhir di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Dalam era 2 tahun terakhir, dalam kepemimpinan Bapak (Prabowo), Jakarta tumbuh 162 persen,” kata Pramono.
Pramono menyebut investasi di Jakarta selama periode tahun 2025 sebesar Rp270 trilun. Bahkan, dalam kurun waktu tiga bulan di tahun 2026, sebesar Rp173 trilun.
Hal tersebut, menunjukkan bahwa ekonomi Jakarta bertumbuh baik serta menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat Jakarta. Selain itu, pertumbuhan investasi menumbuhkan kepercayaan para investor.
”Artinya apa? artinya bahwa ekonomi Jakarta tumbuh dengan baik dan itu tidak mungkin terjadi tanpa ada rasa aman, dan juga kepercayaan investor dari mana pun tentang Jakarta,” katanya.