JAKARTA, Probusmedia — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merencanakan pemanfaatan air embung untuk kebutuhan warga melalui kerja sama Dinas Sumber Daya Air (DSDA) dan PAM Jaya.
Pramono mengatakan, embung yang selama ini ditujukan untuk mengantisipasi banjir. Bahkan, masyarakat dapat memanfaatkan air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.
Ia menyampaikan hal tersebut saat meninjau embung di wilayah Kebagusan, Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2026).
“Pemerintah DKI Jakarta akan menyempurnakan agar air-air yang seperti ini tidak hanya ditampung kemudian tidak termanfaatkan,”
kata Pramono.
Lebih lanjut, Pramono mengizinkan DSDA berkolaborasi dengan PAM Jaya agar air embung dapat dimanfaatkan warga, termasuk yang tinggal di apartemen sekitar lokasi.
Namun, tarif pemanfaatan air tersebut masih tahap penghitungan oleh PAM Jaya bersama Dinas SDA.
“PAM Jaya yang akan menghitung berapanya, tarif dan sebagainya,” ujarnya.
Mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) itu menjelaskan pembangunan embung merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI menangani banjir secara menyeluruh.
Dia berharap langkah tersebut dapat mengurangi dampak banjir di Jakarta, meskipun tidak berdampak langsung.
“Mudah-mudahan dengan penanganan ini banjir walaupun pasti masih terjadi, mengalami pengurangan yang cukup signifikan,” ujarnya.








