JAKARTA, Probusmedia — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengatakan dirinya telah menjelaskan alasan mundurnya dari kepengurusan Partai Golkar kepada Ketua Umum Bahlil Lahadalia.
Ia meminta kepada awak media untuk meminta penjelasan langsung kepada Bahlil.
“Kalau soal itu (mundur dari Golkar) kami sudah lama diskusi dengan Pak Bahlil dari tahun lalu. Jadi selebihnya lebih baik tanyakan sama Pak Bahlil selaku ketua umum,” kata Nusron di Gedung DPR, Jakarta, Senin (21/9/2026).
Ia menyatakan telah menjelaskan secara rinci kepada Bahlil ihwal alasan dirinya mundur dari partai berlambang pohon beringin tersebut.
“Kami sudah pernah diskusi masalah itu lama,” ujarnya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golongan Karya (Golkar) Muhamad Sarmuji mengklaim Menteri ATR/BPN Nusron Wahid sudah mengajukan pengunduran diri dari pengurus Partai Golkar sejak lama. Menurutnya, sudah enam bulan lalu Nusron mengajukan surat tersebut.
“Ya. Sudah lama… Seingat saya lebih dari enam bulan lalu. Pak Nusron menemui langsung Ketua Umum,” ujar Sarmuji kepada wartawan dikutip Minggu (20/9/2026).
Meski sudah mengajukan surat mundur dari kepengurusan, kata Sarmuji, Nusron Wahid masih menjadi kader Partai Golkar. Dia tak mengetahui secara pasti alasan Nusron mundur dari kepengurusan Partai Golkar.
“Ya beliau tetap menjadi anggota Golkar. Saya tidak tahu persis alasannya. Mungkin ingin fokus ke hal lain,” katanya.





