JAKARTA, Probusmedia — Polda Metro Jaya mengungkap cara penyidik mengidentifikasi tiga pelaku pengeroyokan yang menyebabkan pedagang kaca Bambang Setiawan meninggal dunia.
Penulis
Alfredo Sitompul
Editor
Irfan KamilJAKARTA, Probusmedia — Polda Metro Jaya mengungkap cara penyidik mengidentifikasi tiga pelaku pengeroyokan yang menyebabkan pedagang kaca Bambang Setiawan meninggal dunia.
Penyidik menggunakan sejumlah petunjuk, mulai dari rekaman CCTV, video amatir, hingga sidik jari laten yang ditemukan di lokasi kejadian.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Iman Imanuddin mengatakan penyidik menganalisis rekaman CCTV dan video amatir yang beredar untuk mengidentifikasi ketiga tersangka pengeroyokan.
Dari hasil analisis tersebut, penyidik menemukan sosok berbaju hitam menggunakan topi terlihat memukul korban menggunakan papan kayu.
“Di sana terlihat satu orang berbaju hitam dan memakai topi memukul korban dengan papan kayu,”
kata Iman dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2026).
Selain dari petunjuk CCTV dan video amatir, penyidik menemukan sampel dugaan sidik jari laten pada potongan kayu dan bongkahan batu saat pelaksanaan olah tempat kejadian perkara.
Dari temuan tersebut, penyidik kemudian menganalisis temuan sejumlah alat bukti tersebut untuk melakukan pencarian pelaku.
“Berdasarkan petunjuk analisa digital CCTV, video amatir, hasil sidik jari laten yang ditemukan pada saat olah tempat kejadian perkara, dan hasil sketsa terduga pelaku, maka selanjutnya dari tim Subdit Kamneg Polda Metro Jaya telah melakukan pencarian terhadap terduga pelaku,”
ujar Iman.
Penyidik akhirnya menangkap tiga orang terduga pelaku di wilayah Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Kamis (11/9/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.
Ketiga orang tersebut kemudian ditetapkan sebagai tersangka, yakni FP (23), DS (33), dan DDS (29). Mereka kini ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.