JAKARTA, Probusmedia — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim Embung Kebagusan bisa mencegah banjir di daerah sekitarnya.
Hal tersebut disampaikan Pramono usai meninjau Embung Kebagusan di Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2026) sore.
Pramono mengatakan, Pemprov DKI melakukan penanganan banjir secara menyeluruh melalui pembangunan embung dan waduk serta normalisasi sejumlah sungai, yakni Ciliwung, Krukut Lama, dan Cakung.
Menurutnya, daerah aliran sungai (DAS) Mampang dan Krukut dapat menekan banjir hingga 8 persen di Jakarta.
“Dari hitungan secara teoritis, DAS Mampang dan Krukut ini mudah-mudahan bisa menahan air sampai dengan 8 persen,” kata Pramono.
Dia berharap berbagai upaya tersebut dapat mengurangi banjir di Jakarta, meskipun tidak langsung berdampak signifikan.
“Mudah-mudahan dengan penanganan ini banjir walaupun pasti masih terjadi, mengalami pengurangan yang cukup signifikan,” ujarnya.
Selain itu, politikus PDIP tersebut menjelaskan bahwa Embung Kebagusan berpotensi memberikan manfaat bagi warga sekitar.
Pramono memastikan akan membahas hal tersebut melalui kolaborasi antara Dinas Sumber Daya Air (DSDA) dengan PAM Jaya, termasuk menentukan tarif pemanfaatan air.
“PAM Jaya yang akan menghitung berapanya, tarif dan sebagainya,” pungkasnya.






