JAKARTA, Probusmedia — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka peluang bagi penyandang disabilitas di Jakarta untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi, termasuk ke luar negeri melalui program beasiswa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Pramono mengatakan Pemprov DKI berencana meluncurkan program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Jakarta pada 2027.
Langkah strategis tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan anak-anak berkebutuhan khusus untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Bahkan Jakarta mulai tahun depan ada yang namanya LPDP untuk Jakarta. Jumlahnya antara 50 sampai 75,” kata Pramono, Sabtu (10/10/2026).
Pramono menyatakan Pemprov DKI akan memfasilitasi penyandang disabilitas untuk melanjutkan kuliah di luar negeri melalui program tersebut.
Lebih lanjut, ia menyatakan dukungan tersebut merupakan bentuk perhatian pemprov untuk mengembangkan kemampuan pendidikan bagi penyandang disabilitas.
“Dan saya ingin di antara anak ini kalau kemudian ada LPDP untuk anak berkebutuhan khusus mau sekolah kuliah di luar negeri, dengan senang hati Mbak Doti, kami akan memberikan fasilitas itu,” ujarnya.
Ia menegaskan, penyandang disabilitas harus memperoleh ruang dan kepercayaan untuk menunjukkan kemampuan mereka, baik melalui pendidikan maupun kesempatan kerja.
“Yang paling penting bagi saya adalah kita harus memberikan ruang. Selain kasih sayang, yang diberikan adalah kepercayaan kepada anak-anak ini untuk bisa ikut,” kata Pramono.
Pramono juga memaparkan dukungan Pemprov DKI terhadap pendidikan inklusif melalui penyediaan sekolah luar biasa (SLB). Saat ini, Jakarta memiliki 88 SLB, terdiri atas 13 sekolah negeri dan 75 sekolah swasta.
Pramono berharap program tersebut dapat memperluas kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengakses pendidikan dan meningkatkan kemandirian mereka.
“Anak-anak ini, berilah kesempatan untuk menampilkan apapun itu dan memberikan kebanggaan bagi orang tua, bagi keluarga, dan tentunya bagi Jakarta, apapun itu,” pungkasnya.





