JAKARTA, Probusmedia — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengizinkan Balai Kota Jakarta serta sejumlah fasilitas di dalamnya terbuka umum.
Pramono meminta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta Marulina Dewi untuk membuka fasilitas Balai Kota yang selama ini sulit diakses masyarakat.
“Saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Kominfotik, Ibu Dewi, untuk Balai Kota dan sarana-prasarana yang dimiliki oleh Balai Kota yang selama ini tertutup bagi publik, saya izinkan untuk dibuka bagi publik,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026).
Pramono menyebut masyarakat nantinya dapat mengunjungi Balai Kota dua kali dalam sebulan. Pengunjung nantinya terbagi dalam beberapa kelompok atau shift agar rangkaian berjalan tertib.
Masyarakat dapat mengunjungi sejumlah ruangan yang terdapat di Balai Kota. Antara lain ruangan gubernur, ruang rapat gubernur dan jajaran, serta tempat pelantikan.
“Dengan demikian, masyarakat itu nanti diatur dalam pengaturan beberapa shift bisa melihat ruangan tempat gubernur dan jajaran rapat, ruangan gubernur, kemudian tempat untuk melakukan pelantikan, Balairung, Balai Kota, dan sebagainya,” ujarnya.
Dengan adanya pembukaan Balai Kota bagi umum, Pramono berharap dapat menginspirasi serta memberikan pengalaman, khususnya pelajar.
“Terutama bagi anak-anak pelajar akan memberikan inspirasi bagi mereka berkeinginan suatu hari bekerja di Balai Kota,” tegasnya.
Pramono kemudian mempertimbangkan sejumlah fasilitas lain di lingkungan Balai Kota untuk dibuka kepada masyarakat.
“Tentunya juga akan ada beberapa lain yang saya persilakan untuk bisa dibuka dan kepada publik” tandasnya.




