JAKARTA, Probusmedia — Politikus PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli menyoroti langkah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang memamerkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI di tengah polemik ijazahnya.
Penulis
Fadel PrayogaEditor
Ponco SulaksonoJAKARTA, Probusmedia — Politikus PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli menyoroti langkah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang memamerkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI di tengah polemik ijazahnya.
Guntur menilai Jokowi semestinya menunjukkan ijazah kepada publik karena dokumen tersebut yang selama ini menjadi sorotan dan diminta untuk diperlihatkan.
Menurut Guntur, polemik mengenai dokumen kelulusan Jokowi seharusnya dapat dihentikan apabila mantan gubernur DKI Jakarta itu bersedia menunjukkan ijazahnya kepada masyarakat.
“Diminta menunjukkan Ijazah agar tidak makin gaduh, kok, malah menunjukkan KTA,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (27/9).
Selain itu, kata dia, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka juga perlu melakukan hal serupa.
“Baik Jokowi diminta menunjukkan ijazah S1 UGM-nya dan Gibran nunjukin ijazah SMA-nya,” kata dia.
Ia menyebut, polemik mengenai ijazah Jokowi sebenarnya dapat diselesaikan dengan cara sederhana, yakni menunjukkan dokumen tersebut kepada publik.
“Bertahun-tahun jadi sensasi. Jokowi seperti menikmati,” kata dia.
Sebelumnya, Jokowi memamerkan KTA PSI saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) konsolidasi PSI Jawa Barat di Hotel Grand Pasundan, Bandung, Sabtu (26/9/2026).
Kartu tersebut ditunjukkan Jokowi di hadapan kader PSI sekaligus menjadi penegasan mengenai status keanggotaannya di partai tersebut.
Jokowi menyatakan dirinya telah tercatat sebagai anggota PSI sejak sekitar satu tahun sebelumnya.
“Banyak yang enggak percaya, sekarang saya buka saja kartu anggota saya ini. Jokowi masih kurang jelas? Masih kurang jelas? Nih, saya tunjukkan,” kata Jokowi dalam konsolidasi partai di Hotel Grand Pasundan, Sabtu (26/9).
Jokowi kemudian memperlihatkan rincian identitas yang tercantum pada KTA tersebut kepada peserta konsolidasi.
Kartu itu mencantumkan nomor keanggotaan S337220257777777 dengan tanggal registrasi 14 Oktober 2025.