JAKARTA, Probusmedia — Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka merespons hasil survei Center of Economic and Law Studies (CELIOS) yang menyebut 75 persen responden merasa stres dengan kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran.
Gibran menegaskan, kritik dan hasil survei masyarakat harus menjadi bahan evaluasi pemerintah untuk memperbaiki kebijakan serta meningkatkan pelayanan kepada publik.
Gibran menghargai setiap hasil survei, kajian, maupun kritik dari masyarakat dan lembaga independen.
Menurut dia, berbagai masukan tersebut merupakan bagian dari demokrasi sekaligus bahan evaluasi bagi pemerintah.
“Bagi saya, semua itu adalah bagian dari demokrasi sekaligus bahan evaluasi bagi pemerintah untuk terus memperbaiki diri,” kata Gibran dalam pernyataannya, Selasa (13/10/2026).
Gibran menyebut, kritik terhadap pemerintah, termasuk yang ditujukan kepadanya, harus dijawab melalui peningkatan kinerja.
Putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) itu menekankan pentingnya evaluasi dan perbaikan kebijakan agar kehadiran pemerintah semakin dirasakan masyarakat serta mampu menjawab persoalan di lapangan.
“Baik melalui evaluasi serta perbaikan kebijakan dan cara kerja untuk memastikan kehadiran pemerintah semakin dirasakan masyarakat dan menjawab permasalahan masyarakat di lapangan,” ujarnya.
Hasil survei CELIOS bersama Kabinet Bayangan menunjukkan, 75 persen responden mengaku merasa stres dengan kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Temuan tersebut disampaikan Direktur Eksekutif CELIOS Bhima Yudhistira dalam diskusi daring bertajuk Peluncuran Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran pada Minggu (11/10/2026) malam.
Bhima menjelaskan, survei tersebut melibatkan 1.142 responden yang tersebar di sejumlah provinsi di Indonesia.
Para responden juga ditanya mengenai perasaan mereka terhadap berbagai kebijakan yang diterapkan pada era pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Jawabannya adalah 75% itu merasa stres dengan kebijakan pemerintah dan spesifik 67% stres dengan perilaku dari Prabowo Subianto,” ujar Bhima dalam diskusi daring tersebut, Minggu malam.






