JAKARTA, Probusmedia — Anggota DPR RI Stevano Rizki Adranacus turun langsung ke lokasi terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (17/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, politikus PDI Perjuangan itu mendatangi dua lokasi di Kuwus Barat untuk melihat langsung tingkat kerusakan akibat gempa.
Lokasi pertama berada di Kampung Landong, Desa Tueng, yang berdasarkan pendataan sementara terdapat 21 rumah warga mengalami kerusakan parah.
Lokasi berikutnya berada di Kampung Landong, Desa Golo Lewe, Kuwus Barat. Di wilayah tersebut, tercatat 14 rumah mengalami rusak berat dan 21 rumah lainnya mengalami rusak ringan.
Sebagai legislator dari daerah pemilihan NTT 2 yang meliputi Pulau Timor, Rote, Sabu, dan Sumba, Stevano mengaku ikut merasakan kesedihan warga yang terdampak gempa.
Dalam kunjungan tersebut, Stevano mendengarkan secara langsung keluhan, aspirasi, serta kebutuhan warga setelah bencana terjadi.
Ia juga menegaskan pentingnya kehadiran kader partai di tengah masyarakat sesuai pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
“Kita akan terus berjuang bersama saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Sebagai wakil rakyat yang mewakili NTT, tentu saya ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakat NTT saat ini,” kata Stevano dalam keterangannya, Rabu (19/8/2026).
Tak hanya menyalurkan bantuan logistik, Stevano juga mengerahkan mobil ambulans ke sejumlah wilayah di Flores.
Langkah tersebut dilakukan untuk membantu menjangkau daerah terdampak sekaligus mendukung penanganan warga yang membutuhkan bantuan.
“Semoga warga terdampak diberikan kekuatan dan seluruh proses pemulihan berjalan cepat,” ujar Stevano.
Ketua PAC PDI-Perjuangan Kuwus Barat Alexandro Dasilva Baut yang didampingi Kepala Desa Golo Lewe Fransiskus Nala mengatakan, kerusakan akibat gempa tidak hanya terjadi pada rumah warga.
Sejumlah fasilitas umum juga mengalami kerusakan berat, termasuk tiga gedung sekolah dasar, satu gedung PAUD, dan satu gedung kantor desa.
Tiga sekolah dasar yang terdampak terdiri atas SDN Golo Lewe, SDK Rawuk, dan SDN Golo Binsar, sedangkan gedung PAUD yang rusak adalah PAUD St. Thomas.
Selain itu, Kantor Desa Golo Lewe juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa.
“Kami mengharapkan bantuan semua pihak dalam penanganan darurat ini maupun dalam rekonrruksi pasca gempa,” ujar Alexandro Dasilva.
Sementara itu, Kepala Desa Golo Lewe Fransiskus Nala menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak gempa.
Atas nama warga, ia juga mengucapkan terima kasih kepada PDI Perjuangan, khususnya Stevano Rizky Andranacus, yang datang langsung melihat kondisi warga dan menyalurkan bantuan.