JAKARTA, Probusmedia — Satu korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa, akhirnya ditemukan setelah tujuh hari pencarian.
Basarnas langsung mengerahkan enam penyelam Basarnas Special Group (BSG) untuk menyisir bagian dalam kapal dan mencari korban lainnya.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan satu korban ditemukan pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 14.14 Wita.
Korban ditemukan berada di dalam badan KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Masalembo.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Basarnas kemudian menyiapkan proses evakuasi melalui udara dengan menggunakan Helikopter HR 3601.
“Korban akan dievakuasi melalui jalur udara menggunakan Helikopter HR 3601 Basarnas dengan teknik hoisting rescue net. Teknik tersebut digunakan untuk mengangkat korban dari kapal menuju helikopter secara aman dan terukur,” ujar Syafii dalam keterangan tertulis, Minggu.
Penemuan satu korban tidak membuat operasi SAR dihentikan karena masih banyak korban yang belum ditemukan.
Tim gabungan tetap melakukan pencarian dengan mengoptimalkan penyelaman, kapal pencarian, dan dukungan udara di sekitar lokasi kecelakaan.
“Kami akan terus melakukan pencarian secara maksimal dan mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan. Setiap korban yang ditemukan menjadi amanah yang harus kami evakuasi dan serahkan kepada pihak keluarga,” kata Syafii.
Untuk memperluas pencarian di dalam kapal, Basarnas mengerahkan enam personel BSG yang memiliki kemampuan penyelaman khusus.
Mereka ditugaskan menyisir bagian dalam KM Virgo Transport 8 yang diduga masih menyimpan korban.
“Penyelaman difokuskan untuk mencari korban yang diduga masih berada di dalam KM Virgo Transport 8,” ujar Syafii.
Syafii mengatakan seluruh proses pencarian dilakukan semaksimal mungkin dengan tetap memperhitungkan kondisi kapal dan keselamatan penyelam.
Menurut dia, penemuan korban menjadi prioritas utama dalam operasi yang masih berlangsung tersebut.
“Kami kerahkan enam personel BSG untuk menyisir bagian dalam kapal. Fokus kami adalah menemukan korban. Kami akan terus berupaya maksimal, namun keselamatan penyelam tetap menjadi prioritas,” kata dia.
Berdasarkan data Basarnas pada Sabtu (19/9/2026), sebanyak 117 orang telah ditemukan dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8. Jumlah tersebut terdiri atas 108 orang selamat dan sembilan orang meninggal dunia.
Dengan data tersebut, masih terdapat 126 orang yang belum ditemukan berdasarkan manifes kapal.
Namun, angka tersebut merupakan data per Sabtu (19/9/2026), sebelum Basarnas menemukan satu korban pada Minggu (20/9/2026).
KM Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan mengalami cuaca buruk hingga kehilangan kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 Wita.
Kapal tersebut kemudian ditemukan pada hari yang sama dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa.
Hingga Minggu (20/9/2026), operasi pencarian dan evakuasi masih dilakukan oleh Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan.
Pengerahan penyelam BSG, unsur laut, serta dukungan udara dilakukan untuk memperbesar peluang menemukan korban yang masih berada di dalam maupun sekitar kapal.